MANADOPOST.ID— Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI telah menyalurkan bantuan sosial pangan kepada lebih dari 841 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di Provinsi DKI Jakarta sepanjang tahun 2024.
Bantuan ini tersebar di seluruh wilayah administrasi, mulai dari Kepulauan Seribu hingga Jakarta Utara, dengan total realisasi anggaran mencapai Rp437,46 miliar.
Berdasarkan data dari publikasi Provinsi DKI Jakarta Dalam Angka 2025, jumlah keluarga penerima bantuan terbesar berada di Jakarta Timur, yaitu sebanyak 187.566 KPM, disusul oleh Jakarta Barat (217.839 KPM) dan Jakarta Utara (123.676 KPM).
Sementara itu, Kepulauan Seribu mencatat jumlah penerima terendah, yakni 5.691 KPM.
Realisasi anggaran juga paling tinggi terjadi di Jakarta Timur dengan nilai mencapai Rp97,53 miliar, kemudian Jakarta Barat sebesar Rp106,27 miliar, dan Jakarta Utara sebesar Rp103,91 miliar.
Adapun total realisasi anggaran bantuan sosial pangan untuk seluruh DKI Jakarta mencapai Rp437.461.000.400 dari total rencana anggaran sebesar Rp540.817.200.000.
Berikut rincian data per wilayah:
- Kepulauan Seribu: 5.691 KPM, anggaran realisasi Rp3,37 miliar
- Jakarta Selatan: 143.057 KPM, anggaran realisasi Rp82,15 miliar
- Jakarta Timur: 187.566 KPM, anggaran realisasi Rp97,53 miliar
- Jakarta Pusat: 130.844 KPM, anggaran realisasi Rp76,43 miliar
- Jakarta Barat: 217.839 KPM, anggaran realisasi Rp106,27 miliar
- Jakarta Utara: 123.676 KPM, anggaran realisasi Rp103,91 miliar
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat berpenghasilan rendah serta mengurangi beban pengeluaran rumah tangga miskin di tengah ketidakpastian ekonomi.
Dengan dukungan anggaran yang besar dan jangkauan penerima yang luas, bantuan sosial pangan diharapkan dapat terus menjadi instrumen yang efektif dalam menjaga kesejahteraan sosial warga DKI Jakarta. (*)
Editor : Gregorius Mokalu