Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Sepanjang 2024, DKI Jakarta Alami 1.969 Kebakaran, Jakarta Barat Tertinggi

Deiby Rotinsulu • Selasa, 10 Juni 2025 | 17:22 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi.

MANADOPOST.ID- Sepanjang Tahun 2024, Provinsi DKI Jakarta mencatat sebanyak 1.969 peristiwa kebakaran yang tersebar di seluruh wilayah administratif, termasuk Kabupaten Kepulauan Seribu.

Data ini dirilis oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta dan mencerminkan tingkat kewaspadaan yang harus terus ditingkatkan dalam menghadapi risiko kebakaran di wilayah perkotaan padat penduduk.

Dari enam wilayah administratif di DKI Jakarta, Jakarta Barat menjadi wilayah dengan jumlah kejadian kebakaran tertinggi, yakni 479 kasus.

Angka ini jauh melampaui wilayah lainnya seperti Jakarta Selatan (432 kasus) dan Jakarta Timur (516 kasus), yang juga tergolong cukup tinggi.

Wilayah Jakarta Utara mencatat 279 peristiwa kebakaran, sementara Jakarta Pusat sebanyak 249 kejadian.

Adapun Kabupaten Kepulauan Seribu menjadi wilayah dengan jumlah kebakaran terendah, yakni 34 kasus sepanjang tahun.

Jika dilihat berdasarkan bulan, kebakaran paling banyak terjadi pada bulan Maret dengan 164 kejadian.

Angka ini diikuti oleh bulan Juli (166 kasus), Agustus (160 kasus), dan September (170 kasus).

Artinya, musim kemarau masih menjadi periode paling rawan terjadinya kebakaran di wilayah ibu kota.

Sebaliknya, bulan Februari dan Desember mencatat jumlah kebakaran yang relatif rendah, masing-masing 122 dan 126 kasus.

Hal ini dapat dikaitkan dengan faktor cuaca yang lebih lembap selama musim hujan, serta meningkatnya kewaspadaan masyarakat saat memasuki akhir tahun.

Fenomena tingginya angka kebakaran di Jakarta menjadi perhatian serius, mengingat padatnya permukiman penduduk dan masih rendahnya kesadaran terhadap pentingnya sistem keamanan kelistrikan maupun penanganan awal kebakaran.

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Penanggulangan Kebakaran terus mengimbau masyarakat untuk melakukan pemeriksaan rutin instalasi listrik, tidak lalai saat memasak, dan memastikan tersedianya alat pemadam ringan di rumah atau tempat usaha.

Upaya edukasi, pelatihan simulasi kebakaran, serta peningkatan fasilitas pemadam kebakaran juga terus dilakukan pemerintah guna menekan angka kejadian di tahun-tahun mendatang.

Editor : Gregorius Mokalu
#Jakarta #Kebakaran #data