Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Data Lengkap Kawasan Hutan Gorontalo, Siapa Paling Luas

Pratama Karamoy • Selasa, 17 Juni 2025 | 08:00 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Pemetaan kawasan hutan dan konservasi perairan di Provinsi Gorontalo pada tahun 2020 mengungkap potret yang sangat kaya akan sumber daya alam. Data resmi mencatat bahwa total luas kawasan hutan dan konservasi perairan di wilayah ini mencapai lebih dari 764 ribu hektare. Angka ini mencerminkan pentingnya peran kawasan hijau dan perairan dalam mendukung keseimbangan ekologis dan keberlanjutan lingkungan di Gorontalo.

Photo
Photo

Kabupaten Pohuwato menempati urutan pertama sebagai wilayah dengan cakupan kawasan hutan dan perairan terluas. Luas totalnya tercatat mencapai 311.594,03 hektare. Dari jumlah ini, Pohuwato menyumbang lebih dari 136 ribu hektare untuk kawasan hutan lindung, hampir 40 ribu hektare untuk suaka alam serta lebih dari 83 ribu hektare kawasan hutan produksi terbatas. Selain itu, kawasan hutan produksi tetap dan hutan produksi yang dapat dikonversi juga mendominasi dengan luas lebih dari 50 ribu hektare.

Di posisi kedua, Kabupaten Gorontalo mencatatkan luas 99.911,51 hektare. Sebagian besar merupakan hutan lindung dan kawasan konservasi. Ini menunjukkan bahwa wilayah ini juga memainkan peran penting dalam perlindungan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati.

Baca Juga: Petani Gorontalo Beralih ke Komoditas Potensial, Ini Buktinya

Kabupaten Gorontalo Utara juga mencatatkan angka signifikan dengan total lebih dari 109 ribu hektare kawasan hutan dan perairan. Wilayah ini mengandalkan hutan lindung serta hutan produksi terbatas sebagai penyumbang utama. Diikuti oleh Kabupaten Boalemo dengan luas kawasan mencapai 103 ribu hektare.

Kabupaten Bone Bolango mencatatkan angka yang unik. Meskipun total luasnya tidak sebanyak daerah lain, namun wilayah ini mencatat angka luar biasa pada kawasan suaka alam dan pelestarian alam yang mencapai lebih dari 104 ribu hektare. Ini menandakan bahwa Bone Bolango lebih difokuskan sebagai kawasan konservasi yang mungkin tidak memiliki tekanan pembangunan sebesar daerah lainnya.

Sementara itu, Kota Gorontalo mencatatkan luas kawasan hutan dan perairan paling kecil. Hanya sekitar 470 hektare dan seluruhnya merupakan kawasan hutan lindung. Hal ini sangat logis karena Kota Gorontalo lebih dominan sebagai wilayah urban dengan aktivitas penduduk yang padat.

Jika dilihat secara keseluruhan, Provinsi Gorontalo memiliki:

Komposisi ini mencerminkan keberimbangan antara upaya konservasi dan potensi pengembangan kawasan produksi yang berkelanjutan. Dalam konteks kebijakan nasional maupun daerah, data ini menjadi dasar penting untuk menetapkan arah pengelolaan kehutanan dan tata ruang wilayah di masa depan.

Upaya perlindungan dan pemanfaatan sumber daya hutan serta perairan di Gorontalo menjadi fondasi utama bagi keberlangsungan ekosistem, ketersediaan air, pengendalian bencana alam serta peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#Gorontalo