Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Jakarta Selatan Raih IPM Tertinggi, Kepulauan Seribu Masih Tertinggal dalam Pembangunan Manusia

Deiby Rotinsulu • Selasa, 17 Juni 2025 | 22:11 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi.

MANADOPOST.ID- Data terbaru menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi DKI Jakarta mengalami peningkatan yang konsisten selama periode 2021 hingga 2024.

Secara keseluruhan, angka IPM DKI Jakarta naik dari 82,85 pada tahun 2021 menjadi 84,15 pada tahun 2024. Kenaikan ini mencerminkan perbaikan dalam aspek pendidikan, kesehatan, dan standar hidup penduduk ibu kota.

Di antara seluruh wilayah administrasi, Jakarta Selatan tercatat sebagai wilayah dengan capaian IPM tertinggi.

Selama empat tahun berturut-turut, wilayah ini terus memperkuat posisinya sebagai kawasan dengan kualitas pembangunan manusia terbaik. Pada tahun 2024, IPM Jakarta Selatan mencapai angka 87,57, meningkat hampir dua poin dari tahun 2021.

Hal ini menunjukkan bahwa pemerataan akses terhadap layanan dasar dan pembangunan sumber daya manusia di wilayah tersebut berjalan secara optimal.

Sementara itu, wilayah Kepulauan Seribu masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas pembangunan manusianya.

Meski terjadi kenaikan dari 74,65 pada tahun 2021 menjadi 76,69 pada tahun 2024, capaian ini masih menjadi yang terendah dibandingkan lima wilayah administratif lainnya di Jakarta.

Keterbatasan akses transportasi, infrastruktur, dan fasilitas publik di daerah kepulauan menjadi salah satu faktor yang diduga menghambat percepatan pembangunan manusia di wilayah tersebut.

Wilayah Jakarta lainnya juga mengalami peningkatan.

Jakarta Timur mencatatkan kenaikan IPM dari 83,14 pada tahun 2021 menjadi 84,36 pada tahun 2024.

Jakarta Barat juga menunjukkan progres serupa dengan capaian 84,4 pada tahun terakhir.

Jakarta Pusat dan Jakarta Utara masing-masing mencatatkan IPM sebesar 84,33 dan 84,15, yang mengindikasikan adanya upaya berkelanjutan dalam pemerataan pembangunan antarkawasan.

Tren kenaikan IPM di seluruh wilayah DKI Jakarta ini mengindikasikan bahwa pembangunan yang berlangsung selama empat tahun terakhir telah memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat.

Meski demikian, perbedaan antarwilayah masih tampak signifikan, menunjukkan bahwa penguatan program pembangunan manusia, terutama di wilayah dengan indeks yang masih rendah, perlu terus dioptimalkan agar tercipta pemerataan kesejahteraan di seluruh wilayah DKI Jakarta. (*)

Editor : Gregorius Mokalu
#ipm #Jakarta #pembangunan #seribu #Kepulauan #INDEKS #manusia #tertinggi