Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Peternakan Unggas di Gorontalo Meningkat, Unggas Apa yang Cuan?

Pratama Karamoy • Rabu, 18 Juni 2025 | 07:00 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Jumlah populasi unggas di Provinsi Gorontalo terus menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik dan Kementerian Pertanian, populasi unggas di daerah ini mencapai lebih dari 7,5 juta ekor pada tahun 2024. Angka ini mencerminkan dinamika sektor peternakan yang semakin menggeliat di berbagai kabupaten dan kota.

Photo
Photo

Ayam pedaging atau broiler masih menjadi tulang punggung populasi unggas Gorontalo. Tahun 2024 mencatatkan populasi ayam pedaging sebanyak 6.611.414 ekor, naik dari 6.339.528 ekor pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini menjadi penanda positif bagi subsektor unggas konsumsi, sekaligus menegaskan peran penting Gorontalo dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya protein hewani.

Sementara itu, ayam buras juga mengalami lonjakan signifikan. Pada 2024, jumlah ayam buras mencapai 851.914 ekor. Kabupaten Gorontalo menjadi penyumbang terbanyak dengan 352.581 ekor, disusul Kabupaten Bone Bolango dengan 165.200 ekor dan Kabupaten Boalemo dengan 129.249 ekor. Bahkan Kota Gorontalo yang pada tahun sebelumnya tidak tercatat, kini menyumbang 57.890 ekor.

Populasi itik dan itik manila juga menunjukkan peningkatan yang cukup mencolok. Dari 53.454 ekor pada tahun 2023, naik menjadi 85.645 ekor di tahun berikutnya. Kabupaten Gorontalo tercatat paling tinggi dengan 32.564 ekor, disusul Kota Gorontalo dengan 11.343 ekor dan Pohuwato dengan 13.173 ekor. Hal ini memperlihatkan pertumbuhan minat terhadap budidaya itik sebagai alternatif unggas bernilai ekonomi tinggi.

Baca Juga: Angka yang Berbicara, Potret Perkebunan Gorontalo dari Tahun ke Tahun

Meski demikian, data ayam petelur dan ayam pedaging per wilayah belum tersedia secara rinci dan masih mengacu pada pelaporan perusahaan melalui sistem nasional. Informasi tersebut berasal dari laporan periodik perusahaan yang tercatat di Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian.

Peningkatan populasi unggas ini merupakan hasil dari pencacahan lengkap Sensus Pertanian 2023. Data ayam buras, itik, dan itik manila telah mencakup semua unit usaha peternakan, termasuk skala rumah tangga dan komersial. Lonjakan populasi ini membuka peluang besar bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan produk olahan berbasis unggas dan memperkuat rantai pasok pangan di tingkat regional.

Konsistensi dalam pertumbuhan populasi unggas juga mencerminkan semakin baiknya kesadaran masyarakat terhadap pemeliharaan ternak serta dukungan kebijakan pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor peternakan. Jika tren ini berlanjut, Gorontalo berpotensi menjadi salah satu pusat produksi unggas unggulan di wilayah timur Indonesia.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#unggas #peternakan #mpedia #Manado Post #Gorontalo