MANADOPOST.ID - Peta industri manufaktur besar dan sedang di Provinsi Gorontalo tahun 2023 menunjukkan arah pertumbuhan yang jelas dengan dominasi sektor makanan. Data yang dirilis Badan Pusat Statistik menunjukkan total terdapat 51 perusahaan besar dan sedang yang tersebar di 5 kelompok industri utama.
Sektor makanan menjadi tulang punggung dunia manufaktur Gorontalo dengan mencatat 24 perusahaan. Jumlah ini mencerminkan hampir setengah dari keseluruhan unit industri besar dan sedang yang beroperasi di provinsi tersebut. Dominasi sektor ini mengindikasikan tingginya permintaan pasar terhadap produk makanan olahan lokal dan besarnya potensi tenaga kerja yang terserap di dalamnya.
Di posisi kedua terdapat kelompok industri dengan klasifikasi “lainnya” sebanyak 12 perusahaan. Kelompok ini mencakup berbagai industri di luar makanan, tekstil, barang galian non logam, dan furnitur. Angka ini menandakan adanya keragaman aktivitas industri yang mulai berkembang dan bisa menjadi basis ekonomi alternatif di masa depan.
Barang galian bukan logam menjadi sektor industri yang cukup menjanjikan dengan tujuh perusahaan. Industri ini memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan infrastruktur serta menyuplai bahan bangunan yang dibutuhkan oleh pasar lokal.
Baca Juga: Stabil dan Ramah Lingkungan, Ini Wajah Baru Listrik Gorontalo
Sektor furnitur menempati posisi berikutnya dengan lima perusahaan. Keberadaan industri ini menunjukkan adanya upaya untuk mengembangkan potensi lokal yang berbasis bahan kayu dan desain kreatif. Industri furnitur juga berpotensi dikembangkan ke pasar ekspor apabila didukung oleh pelatihan dan promosi yang memadai.
Sementara itu, industri tekstil masih tergolong kecil dengan hanya tiga perusahaan. Meski minim secara jumlah, keberadaan sektor ini dapat menjadi titik awal bagi pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis sandang di Gorontalo jika mendapat intervensi dan investasi dari pemerintah maupun swasta.
Komposisi sektor industri besar dan sedang ini menjadi cerminan struktur perekonomian Provinsi Gorontalo yang mulai bertransformasi dari sektor primer ke sektor sekunder. Kekuatan sektor makanan menjadi penopang utama namun keragaman sektor lain memberikan peluang besar untuk pertumbuhan yang inklusif. Melalui dukungan kebijakan industri, pelatihan tenaga kerja, dan kemudahan investasi, ekosistem industri Gorontalo diyakini dapat tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.(pr)
Editor : Pratama Karamoy