Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Tren Memasak di Jakarta Berubah, Listrik dan Kayu Tinggalkan, Gas LPG Jadi Pilihan Utama

Deiby Rotinsulu • Rabu, 2 Juli 2025 | 11:15 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi.

MANADOPOST.ID- Penggunaan gas LPG (Liquefied Petroleum Gas) sebagai bahan bakar utama untuk memasak di DKI Jakarta kini semakin mendominasi.

Data terbaru tahun 2024 mencatat bahwa sekitar 97,28 persen rumah tangga di Jakarta menggunakan gas LPG atau gas elpiji sebagai sumber utama untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Perubahan pola konsumsi energi di dapur ini terlihat merata di seluruh wilayah kota administrasi.

Jakarta Timur mencatat persentase tertinggi dengan 98,82 persen rumah tangga menggunakan gas LPG, disusul oleh Kepulauan Seribu sebesar 99,88 persen, dan Jakarta Selatan dengan 97,79 persen.

Bahkan di Jakarta Utara, angka penggunaan gas LPG mencapai 97,12 persen, memperlihatkan tren positif yang sama.

Sementara itu, penggunaan listrik sebagai bahan bakar utama untuk memasak masih tergolong sangat rendah, yaitu hanya sekitar 0,68 persen secara total di DKI Jakarta.

Beberapa wilayah seperti Jakarta Selatan dan Jakarta Utara bahkan hanya mencatat angka di bawah 1 persen untuk penggunaan listrik sebagai bahan bakar dapur.

Menariknya, penggunaan kayu bakar sebagai bahan bakar memasak sudah nyaris tidak ditemukan di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Jakarta secara keseluruhan telah beralih dari sumber energi tradisional menuju sumber energi modern yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Peralihan besar-besaran ke gas LPG ini mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan yang semakin praktis dan memperhatikan faktor keamanan serta kenyamanan dalam aktivitas memasak.

Selain itu, penggunaan gas LPG yang luas juga menjadi salah satu indikator keberhasilan program konversi energi rumah tangga di ibu kota.

Dengan capaian ini, Jakarta kini menjadi salah satu wilayah dengan tingkat adopsi gas LPG tertinggi di Indonesia, mengukuhkan posisinya sebagai pusat urbanisasi dan modernisasi gaya hidup masyarakat. (*)

Editor : Gregorius Mokalu
#Jakarta #data #tren #LPG #memasak #kayu