Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo Menguat, Seluruh Wilayah Berperan?

Pratama Karamoy • Kamis, 10 Juli 2025 | 09:10 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Provinsi Gorontalo mencatatkan peningkatan signifikan dalam Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga konstan tahun 2010 sepanjang tahun 2024. Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik, total PDRB provinsi ini mencapai Rp10.271,71 miliar atau lebih dari 10 triliun rupiah. Angka ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp9.867,52 miliar.

Photo
Photo

Peningkatan ini menandakan bahwa aktivitas ekonomi di berbagai kabupaten dan kota di Gorontalo terus tumbuh secara konsisten. Kota Gorontalo masih menjadi penyumbang terbesar terhadap total PDRB provinsi. Pada tahun 2024, PDRB Kota Gorontalo mencapai Rp7.210,22 miliar. Angka tersebut naik dari tahun 2023 yang berada di level Rp6.908,83 miliar. Kenaikan ini mencerminkan kekuatan ekonomi yang berpusat di wilayah perkotaan dengan aktivitas perdagangan, jasa, dan sektor publik yang dominan.

Pohuwato menjadi wilayah dengan kontribusi terbesar kedua setelah Kota Gorontalo. Pada 2024, PDRB Pohuwato tercatat sebesar Rp5.268,56 miliar, naik dari Rp5.064,67 miliar pada 2023. Pertumbuhan ini menunjukkan geliat ekonomi yang positif terutama dari sektor pertambangan dan perkebunan.

Baca Juga: Kinerja Ekspor Gorontalo Meningkat, Apa Yang Jadi Primadona?

Boalemo mencatatkan PDRB sebesar Rp3.977,26 miliar pada 2024, meningkat dari Rp3.841,20 miliar pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini kemungkinan besar didorong oleh sektor pertanian dan jasa pendidikan yang berkembang pesat di daerah tersebut.

Bone Bolango juga menunjukkan tren positif dengan angka PDRB sebesar Rp3.653,05 miliar, naik dari Rp3.506,12 miliar pada tahun 2023. Sementara itu, Gorontalo Utara mencatatkan pertumbuhan dari Rp2.561,60 miliar menjadi Rp2.668,43 miliar pada 2024. Meski merupakan daerah dengan kontribusi terkecil, peningkatan ini tetap menunjukkan geliat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah paling utara provinsi ini.

Secara keseluruhan, peningkatan PDRB di seluruh kabupaten dan kota di Gorontalo menjadi indikator bahwa perekonomian daerah tumbuh merata. Hal ini menjadi modal penting bagi pemerintah provinsi dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#mpedia #Ekonomi #Manado Post #Gorontalo