Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Menelusuri Luas Wilayah Kabupaten dan Kota di Sulawesi Selatan

Pratama Karamoy • Sabtu, 12 Juli 2025 | 10:10 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Provinsi Sulawesi Selatan mencatatkan total luas wilayah sebesar 45.330,550 kilometer persegi pada tahun 2024. Data ini menggambarkan sebaran geografis dari masing-masing kabupaten dan kota yang membentuk wilayah administratif provinsi Sulsel, yang terdiri dari 21 kabupaten dan 3 kota.

Photo
Photo

Luwu Utara menempati urutan pertama sebagai daerah terluas dengan cakupan wilayah mencapai 7.422,418 kilometer persegi. Posisi ini diikuti oleh Luwu Timur seluas 6.745,921 kilometer persegi serta Bone dengan luas 4.567,363 kilometer persegi. Ketiga daerah ini secara geografis memang dikenal memiliki topografi yang luas dan sebagian besar wilayahnya terdiri atas kawasan perbukitan hingga hutan lindung.

Sementara itu, wilayah dengan cakupan terkecil berada di Kota Parepare, yang hanya mencakup area seluas 89,670 kilometer persegi. Kota ini diikuti oleh Kota Makassar dengan luas 176,852 kilometer persegi dan Kota Palopo seluas 273,235 kilometer persegi. Ketiganya merupakan kota administratif yang memiliki konsentrasi penduduk tinggi namun area geografisnya relatif kecil dibandingkan kabupaten lainnya.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo Menguat, Seluruh Wilayah Berperan?

Luwu, daerah tetangga Luwu Utara dan Timur, juga termasuk dalam jajaran wilayah terluas dengan total 2.902,069 kilometer persegi. Di wilayah Toraja, Tana Toraja tercatat memiliki luas 2.043,623 kilometer persegi, disusul Toraja Utara dengan 1.289,134 kilometer persegi.

Sementara di kawasan selatan provinsi, Kabupaten Gowa mencatatkan luas 1.812,997 kilometer persegi, diikuti oleh Pinrang dengan 1.896,575 kilometer persegi, serta Enrekang yang mencakup 1.806,845 kilometer persegi. Sedangkan daerah seperti Maros dan Barru masing-masing memiliki luas 1.442,946 dan 1.201,903 kilometer persegi.

Daerah pesisir seperti Bulukumba dan Kepulauan Selayar memiliki luas yang cukup signifikan yakni 1.175,528 dan 1.160,359 kilometer persegi. Wilayah Kepulauan Selayar sendiri terdiri dari banyak pulau kecil dan menjadi salah satu daerah strategis dari sisi maritim.

Beberapa daerah lain yang mencatatkan luas cukup sedang di antaranya Soppeng seluas 1.385,546 kilometer persegi, Sidenreng Rappang 1.832,300 kilometer persegi, dan Wajo dengan 2.608,708 kilometer persegi.

Bantaeng menjadi kabupaten dengan cakupan wilayah terkecil di luar kota administratif, dengan luas hanya 390,969 kilometer persegi. Kabupaten ini diapit oleh daerah-daerah yang lebih luas seperti Bulukumba dan Jeneponto.

Secara administratif, ibu kota provinsi Sulawesi Selatan terletak di Kota Makassar. Sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian, Makassar tetap menjadi jantung pertumbuhan wilayah, meski secara luas geografis termasuk salah satu yang terkecil.

Data geografis ini penting untuk menjadi pijakan dalam perencanaan pembangunan daerah, distribusi anggaran, serta strategi pengelolaan sumber daya alam dan tata ruang. Dengan karakteristik wilayah yang sangat beragam, pendekatan pembangunan di Sulawesi Selatan perlu disesuaikan dengan kondisi geografis masing-masing daerah.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#Geografis #Sulsel #mpedia #Manado Post