Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pendidikan ASN Jadi Cermin Kualitas Pelayanan Publik Sulsel

Pratama Karamoy • Jumat, 18 Juli 2025 | 07:10 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Komposisi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan potret pendidikan dan kesetaraan gender yang menarik. Berdasarkan data terbaru per Desember 2024, jumlah ASN di provinsi ini mencapai 223.182 orang, terdiri dari 84.859 laki-laki dan 138.323 perempuan. Data ini mencakup dua kelompok besar ASN, yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Photo
Photo

Pendidikan menjadi indikator penting dalam struktur ASN Sulawesi Selatan. Gelar sarjana (S1) mendominasi dengan jumlah 149.746 orang, mewakili lebih dari 67 persen total ASN. Dalam kategori ini, perempuan kembali unggul secara jumlah, yaitu 98.989 orang, dibandingkan laki-laki sebanyak 50.757 orang. Fakta ini mengindikasikan bahwa perempuan semakin mendominasi struktur birokrasi berbasis pendidikan tinggi.

Pendidikan pascasarjana (S2) juga menunjukkan peran penting, dengan total 28.121 ASN telah menyelesaikan studi magister. Menariknya, jumlah perempuan yang bergelar S2 sedikit lebih tinggi dari laki-laki, masing-masing 14.664 dan 13.457 orang. Ini menunjukkan tren peningkatan kapasitas kompetensi di kalangan ASN perempuan.

Sementara itu, ASN bergelar doktor (S3) tercatat sebanyak 2.749 orang, terdiri dari 1.766 laki-laki dan 983 perempuan. Walaupun jumlahnya belum signifikan dibanding jenjang lain, keberadaan doktoral ini menjadi refleksi bahwa birokrasi Sulsel tidak kekurangan tenaga ahli yang sangat terdidik.

Baca Juga: Menelusuri Luas Wilayah Kabupaten dan Kota di Sulawesi Selatan

Pada jenjang pendidikan menengah, yaitu SMA dan SMP, tercatat 17.890 orang lulusan SMA dan 639 orang lulusan SMP yang masih aktif sebagai ASN. Lulusan SD hanya tersisa 354 orang, dan diperkirakan akan terus menurun seiring peningkatan standar pendidikan dalam rekrutmen ASN.

Lulusan vokasi juga masih memberi kontribusi signifikan. Diploma III (Akta III) menjadi yang terbanyak dalam kelompok vokasional dengan 16.403 ASN, terdiri dari 3.560 laki-laki dan 12.843 perempuan. Lulusan Diploma IV (Akta IV) menyusul dengan 5.061 orang, dan Diploma II serta I masing-masing mencatat 1.489 dan 730 orang. Lagi-lagi, dominasi perempuan terlihat dalam setiap jenjang vokasi tersebut.

Dominasi perempuan hampir merata di seluruh tingkat pendidikan, mencerminkan keberhasilan program afirmasi dan peningkatan partisipasi perempuan dalam birokrasi publik. Dalam era tata kelola pemerintahan modern, data ini memperkuat argumen bahwa ASN perempuan tidak hanya hadir dalam jumlah besar, tetapi juga berdaya saing tinggi secara akademik.

Data ini juga menunjukkan arah baru reformasi birokrasi di Sulawesi Selatan, di mana latar belakang pendidikan tinggi menjadi kriteria utama untuk membangun aparatur negara yang adaptif, kompeten, dan profesional.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#Sulsel #mpedia #ASN #Manado Post