MANADOPOST.ID - Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan wajah keberagamannya melalui data jumlah tempat peribadatan yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota pada tahun 2024. Data yang dirilis oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan mencerminkan tidak hanya jumlah yang signifikan, namun juga persebaran tempat ibadah dari berbagai agama yang dianut oleh masyarakat di Sulawesi Selatan.
Secara keseluruhan, terdapat 15.354 masjid yang tersebar di berbagai wilayah di Sulawesi Selatan. Jumlah ini menjadikan masjid sebagai tempat ibadah dengan dominasi tertinggi, mencerminkan populasi mayoritas Muslim yang tinggal di provinsi ini. Selain itu, terdapat pula 3.010 mushola yang mendukung kegiatan ibadah umat Islam di lingkungan permukiman, perkantoran, maupun area publik lainnya.
Jumlah gereja juga menunjukkan angka yang signifikan dengan total 2.331 gereja Protestan dan 437 gereja Katolik. Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara menjadi daerah dengan jumlah gereja terbanyak. Tana Toraja memiliki 795 gereja Protestan dan 153 gereja Katolik, sementara Toraja Utara mencatat 578 gereja Protestan dan 124 gereja Katolik. Kedua wilayah ini memang dikenal sebagai pusat komunitas Kristen di Sulawesi Selatan.
Kota Makassar sebagai ibu kota provinsi mencatat jumlah tempat ibadah yang merata dari berbagai agama. Kota ini memiliki 1.448 masjid, 118 mushola, 143 gereja Protestan, 11 gereja Katolik, 2 pura, dan 27 vihara. Komposisi ini memperkuat Makassar sebagai kota multikultural yang menjadi pusat kegiatan ekonomi dan sosial di Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Data BPS: Ribuan Perceraian di Sulsel Dipicu Faktor Mabuk, Judi, hingga Zina
Keberadaan tempat ibadah agama lain seperti pura dan vihara juga menunjukkan wajah pluralisme di Sulawesi Selatan. Tercatat ada 88 pura dan 37 vihara di seluruh provinsi. Luwu Timur menjadi wilayah dengan pura terbanyak, yaitu sebanyak 48 unit. Sementara itu, vihara banyak ditemukan di Kota Makassar dan Kota Parepare yang masing-masing memiliki 27 dan 4 vihara.
Dari sisi pemerataan, Kabupaten Bone menempati posisi atas dengan jumlah masjid terbanyak yaitu 1.504 unit, disusul oleh Gowa sebanyak 1.522 unit. Sementara daerah seperti Toraja Utara dan Tana Toraja, meskipun jumlah masjidnya tidak sebanyak kabupaten lainnya, tetapi memiliki jumlah gereja yang mendominasi sebagai representasi dari keyakinan mayoritas di wilayah tersebut.
Keberagaman jumlah tempat ibadah ini menjadi indikator penting dalam mengukur tingkat toleransi dan keharmonisan umat beragama di Sulawesi Selatan. Pemerintah daerah diharapkan terus mendukung pemeliharaan dan pembangunan tempat ibadah guna menjaga stabilitas sosial dan memperkuat nilai-nilai kebhinekaan.(pr)
Editor : Pratama Karamoy