MANADOPOST.ID - Provinsi Sulawesi Selatan mencatat peningkatan jumlah kendaraan bermotor dalam tiga tahun terakhir. Data yang dirilis dalam publikasi Sulawesi Selatan dalam Angka 2025 menunjukkan bahwa pertumbuhan kendaraan masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan, terutama Kota Makassar, sementara sejumlah kabupaten juga mulai menunjukkan lonjakan signifikan pada tahun 2024.
Secara keseluruhan, jumlah kendaraan bermotor di Sulawesi Selatan pada tahun 2022 mencapai lebih dari 4,56 juta unit, meningkat menjadi 4,75 juta unit pada 2023. Namun, pada 2024 angka yang tercatat lebih rendah yaitu sekitar 1,24 juta unit. Perbedaan mencolok ini terjadi karena perbedaan sumber data, di mana data tahun 2024 berasal dari sistem Dashboard Electronic Registration Identification (ERI) POLRI yang lebih terfokus pada kendaraan yang aktif dan teregistrasi elektronik, bukan akumulasi seperti tahun-tahun sebelumnya.
Kota Makassar menempati posisi tertinggi dengan jumlah kendaraan mencapai 2,09 juta unit pada 2024, jauh meninggalkan daerah lain. Angka ini didominasi oleh sepeda motor yang mencapai lebih dari 1,63 juta unit. Hal ini mencerminkan tingginya tingkat urbanisasi, mobilitas harian masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi yang terpusat di ibu kota provinsi.
Sementara itu, Kabupaten Bone, Gowa, dan Maros menjadi daerah dengan peningkatan signifikan. Bone misalnya, mencatat lonjakan dari 233 ribu unit pada 2022 menjadi lebih dari 320 ribu unit pada 2024. Maros juga tumbuh dari 98 ribu unit pada 2022 menjadi 163 ribu unit pada 2024, yang menunjukkan semakin strategisnya kawasan penyangga Makassar tersebut.
Baca Juga: Dari Januari hingga Desember, Inilah Tren Lama Menginap Tamu Hotel di Sulsel
Di sisi lain, beberapa kabupaten masih menunjukkan angka relatif rendah, seperti Enrekang dengan hanya 64 ribu unit pada 2024. Kondisi ini bisa mencerminkan jumlah penduduk yang lebih sedikit serta tingkat urbanisasi yang belum sebesar kabupaten lain.
Jenis kendaraan yang mendominasi di seluruh kabupaten/kota tetaplah sepeda motor. Dari total kendaraan di Sulawesi Selatan pada 2024, sepeda motor mencapai 995 ribu unit, jauh meninggalkan mobil penumpang, bus, maupun truk. Fenomena ini menegaskan bahwa sepeda motor masih menjadi moda transportasi utama masyarakat karena dianggap praktis, terjangkau, dan sesuai dengan kondisi geografis wilayah.
Tren pertumbuhan kendaraan bermotor ini memberikan gambaran ganda. Di satu sisi, meningkatnya jumlah kendaraan menandakan pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat. Namun di sisi lain, hal ini juga memunculkan tantangan baru bagi pemerintah daerah, terutama dalam pengelolaan lalu lintas, pembangunan infrastruktur jalan, dan pengendalian polusi udara.
Pemerintah daerah perlu menyeimbangkan antara kebutuhan mobilitas dengan upaya menjaga kualitas lingkungan hidup. Data ini sekaligus menjadi peringatan bahwa urbanisasi dan kepadatan kendaraan akan terus meningkat, sehingga kebijakan transportasi publik yang lebih kuat sangat dibutuhkan.(pr)
Editor : Pratama Karamoy