MANADOPOST.ID - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia kembali menunjukkan tren positif sepanjang periode 2020 hingga 2024. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai IPM nasional naik dari 72,81 poin pada 2020 menjadi 75,02 poin di 2024. Angka ini memperlihatkan peningkatan yang konsisten meski sempat dihantam pandemi dan berbagai tantangan ekonomi global.
DKI Jakarta tercatat sebagai provinsi dengan IPM tertinggi pada 2024 dengan capaian 84,15 poin. Posisi berikutnya ditempati DI Yogyakarta sebesar 81,62 poin serta Bali dengan 78,63 poin. Angka ini menunjukkan kualitas hidup masyarakat di daerah tersebut semakin baik dari sisi pendidikan, kesehatan, maupun standar hidup.
Sementara itu, Papua masih menjadi provinsi dengan IPM terendah di Indonesia meski mencatat kenaikan cukup signifikan. Pada 2020, IPM Papua hanya berada di angka 61,22 poin dan melonjak menjadi 73,83 poin pada 2024. Peningkatan ini menggambarkan adanya upaya serius pemerintah dalam mendorong pembangunan di wilayah timur Indonesia meski kesenjangan antarwilayah masih terasa.
Baca Juga: Stabilitas dan Pergeseran Ekonomi Daerah di Sulawesi Selatan, Ini Datanya
Beberapa provinsi lain juga menunjukkan kemajuan menarik. Kalimantan Timur berhasil menembus 78,79 poin pada 2024, sedangkan Sulawesi Selatan mencapai 75,18 poin. Jawa Timur pun mengalami peningkatan hingga 75,35 poin, sementara Jawa Barat berada di posisi 74,92 poin.
Kendati demikian, ketimpangan pembangunan masih terlihat jelas. Provinsi-provinsi di Pulau Jawa dan Bali umumnya mendominasi peringkat atas IPM, sedangkan wilayah timur Indonesia seperti Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah masih berjuang mengejar ketertinggalan.
Secara nasional, peningkatan IPM ini menjadi sinyal positif bagi pembangunan Indonesia ke depan. Nilai di atas 75 poin menandakan bahwa kualitas sumber daya manusia semakin membaik, meski tantangan dalam pemerataan pembangunan masih perlu perhatian serius dari pemerintah pusat dan daerah.(pr)
Editor : Pratama Karamoy