Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Dari Madidir hingga Lembeh Selatan, Begini Peta SLB Kota Bitung

Pratama Karamoy • Senin, 22 September 2025 | 09:10 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Pendidikan inklusif menjadi salah satu perhatian penting di Kota Bitung, terutama melalui keberadaan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang memberikan layanan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Data terbaru tahun 2024 yang dirilis oleh Dinas Sosial Kota Bitung menunjukkan bagaimana distribusi sekolah, kapasitas, serta jumlah peserta didik tersebar di beberapa kecamatan.

Photo
Photo

Kecamatan Madidir memiliki satu sekolah luar biasa yaitu SLB Kristinia dengan kapasitas 150 siswa dan saat ini menampung 77 peserta didik. Di Kecamatan Matuari, terdapat dua sekolah yaitu SLB Finjil dan SLB Efata. SLB Finjil memiliki kapasitas 200 siswa dengan 122 peserta didik yang terdaftar, sementara SLB Efata berkapasitas 50 siswa dengan 30 anak yang bersekolah.

Kecamatan Lembeh Selatan juga memiliki dua sekolah luar biasa yang aktif melayani siswa berkebutuhan khusus. SLB Finjilia menyediakan 150 kursi dengan 52 anak yang terdaftar, sedangkan SLB Trikora memiliki kapasitas 80 siswa dan ditempati 43 anak.

Sementara itu, Kecamatan Ranowulu menghadirkan SLB Kasih Angelia yang mencatat kapasitas antara 200 hingga 300 siswa dengan jumlah penghuni sebanyak 73 anak.

Baca Juga: Struktur Usia Warga Bitung Ungkap Tantangan Baru Bagi Pemerintah, Ini Datanya

Adapun kecamatan lainnya seperti Girian, Lembeh Utara, Aertembaga, dan Maesa belum tercatat memiliki sekolah luar biasa pada tahun 2024. Hal ini menandakan masih adanya kesenjangan dalam distribusi fasilitas pendidikan inklusif di beberapa wilayah.

Secara keseluruhan, sekolah luar biasa di Bitung tidak hanya hadir sebagai sarana pendidikan, tetapi juga simbol komitmen kota ini dalam menyediakan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh anak. Meski kapasitas di beberapa sekolah belum terisi penuh, keberadaan fasilitas tersebut menjadi pijakan penting untuk terus memperkuat akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di masa depan.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#slb #Pendidikan #BPS #bitung