Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Data Lengkap Sebaran Faskes di Bitung, Bikin Warga Tenang!

Pratama Karamoy • Rabu, 24 September 2025 | 09:15 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Pelayanan kesehatan di Kota Bitung terus menunjukkan geliat perkembangan. Data tahun 2023 hingga 2024 memperlihatkan adanya dinamika jumlah fasilitas kesehatan, terutama pada klinik, posyandu, dan polindes yang menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Photo
Photo

Pada kategori klinik atau balai kesehatan, Kota Bitung mencatat kenaikan jumlah fasilitas dari 14 unit pada 2023 menjadi 16 unit pada 2024. Pertumbuhan ini terlihat jelas di Kecamatan Girian yang bertambah dari 3 menjadi 6 klinik serta Aertembaga yang meningkat dari 1 menjadi 2 klinik. Sementara beberapa kecamatan seperti Matuari dan Maesa justru mengalami penurunan jumlah klinik, dari masing-masing 3 unit menjadi 2 unit. Meski begitu, secara total jumlah klinik di kota ini tetap bertambah sehingga memberi sinyal positif terhadap akses layanan kesehatan.

Sisi lain yang menarik datang dari posyandu atau pos pelayanan terpadu. Jumlah posyandu yang tersebar di seluruh kecamatan Kota Bitung mengalami peningkatan dari 132 unit pada 2023 menjadi 137 unit pada 2024. Kecamatan Maesa menjadi wilayah dengan posyandu terbanyak, mencapai 24 unit, disusul Aertembaga dengan 20 unit. Peran posyandu sangat vital, terutama dalam layanan kesehatan ibu dan anak, imunisasi, hingga gizi masyarakat. Peningkatan jumlah posyandu ini menjadi indikator nyata bahwa upaya mendekatkan layanan dasar kesehatan kepada masyarakat semakin diperkuat.

Baca Juga: Data Peminjaman Buku Ungkap Tren Bacaan Warga Bitung

Namun, situasi berbeda terlihat pada polindes atau poliklinik desa yang justru mengalami penurunan. Pada 2023 tercatat ada 4 unit polindes, sementara pada 2024 jumlahnya turun menjadi hanya 2 unit. Kecamatan Lembah Utara dan Lembah Selatan masih memiliki masing-masing 1 unit polindes, sementara Ranowulu yang sebelumnya memiliki 2 unit kini tidak lagi tercatat. Penurunan ini menjadi catatan tersendiri karena polindes memiliki peran strategis dalam mendukung kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Secara keseluruhan, data ini menggambarkan arah pembangunan kesehatan di Kota Bitung yang cenderung stabil dengan sejumlah capaian penting. Peningkatan jumlah klinik dan posyandu memberi harapan baru bagi masyarakat, meski penurunan jumlah polindes masih perlu perhatian serius agar pemerataan layanan kesehatan tetap terjaga.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#Kesehatan #faskes #mpedia #BPS #bitung