MANADOPOST.ID - Dinamika kriminalitas di Kota Bitung dalam lima tahun terakhir menjadi potret yang menarik sekaligus tantangan bagi aparat kepolisian. Data Kepolisian Resort Kota Bitung menunjukkan bahwa meski jumlah laporan kejahatan relatif stabil dengan kecenderungan meningkat, kemampuan penyelesaian kasus justru terus mengalami penurunan.
Pada tahun 2020, tercatat 1.486 kasus kejahatan dilaporkan. Angka ini sempat menurun menjadi 1.357 kasus di 2021, namun kembali naik hingga mencapai 1.592 kasus pada 2023. Di tahun terakhir 2024, jumlah laporan masih tinggi yakni 1.526 kasus. Pola ini menunjukkan bahwa potensi kriminalitas di Bitung tetap kuat meskipun ada upaya pengendalian.
Sementara itu, angka penyelesaian kasus memperlihatkan tren yang mengkhawatirkan. Jika pada 2020 kepolisian mampu menyelesaikan 1.011 kasus, maka jumlah itu menurun menjadi 987 kasus di 2022, lalu 905 kasus pada 2023, hingga hanya 760 kasus di 2024. Penurunan ini menandakan adanya tantangan serius baik dari sisi sumber daya, kompleksitas perkara, maupun faktor sosial yang memengaruhi penanganan kasus.
Jika dirinci per unit, Sat Reskrim Bitung selalu mendominasi laporan kejahatan dengan angka di atas seribu kasus tiap tahun. Polsek Maesa juga menjadi salah satu wilayah yang mencatat tren peningkatan, terutama pada 2023 dengan 245 laporan. Sebaliknya, Polsek Ranowulu dan Sat KPS Bitung memperlihatkan kecenderungan menurun drastis bahkan nihil di beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Mengintip Potret Kemiskinan di Bitung Lewat Data Sembilan Tahun Terakhir
Fenomena ini memberi dua gambaran. Pertama, kriminalitas masih menjadi persoalan nyata di Kota Bitung, terutama di wilayah padat aktivitas ekonomi dan sosial. Kedua, keberhasilan penyelesaian kasus yang menurun mengisyaratkan perlunya strategi baru dari aparat penegak hukum. Penguatan kerja sama masyarakat, inovasi penegakan hukum, dan pemanfaatan teknologi bisa menjadi jalan keluar agar angka penyelesaian kembali meningkat.
Lebih dari sekadar angka, data ini merefleksikan betapa pentingnya konsistensi dalam menjaga keamanan warga. Kota Bitung yang terus berkembang memerlukan stabilitas sosial yang hanya dapat tercapai jika penanganan kejahatan berjalan efektif dan adil.(pr)
Editor : Pratama Karamoy