MANADOPOST.ID - Kota Bitung dikenal bukan hanya sebagai kota pelabuhan dan industri di pesisir utara Sulawesi, tetapi juga memiliki kekayaan alam yang luar biasa melalui kawasan hutannya yang membentang luas. Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tercatat hingga tahun 2017 total luas kawasan hutan di Kota Bitung mencapai 12.947,91 hektare, terbagi menurut fungsi dan wilayah kecamatan. Angka ini menunjukkan bahwa hampir setiap sudut Bitung memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologi dan kelestarian alam.
Hutan di Bitung dibagi berdasarkan fungsi konservasi dan perlindungan, meliputi cagar alam, hutan lindung, dan taman wisata alam atau hutan wisata darat. Tiap jenis memiliki peran spesifik dalam menjaga biodiversitas serta menopang kehidupan masyarakat di sekitarnya.
Kecamatan Aertembaga menjadi wilayah dengan kawasan hutan luas mencapai 3.655,72 hektare. Sebagian besar terdiri dari Cagar Alam seluas 3.005,13 hektare dan Taman Wisata Alam atau Hutan Wisata Darat seluas 650,59 hektare. Kawasan ini menjadi habitat alami berbagai jenis flora dan fauna endemik serta menjadi daya tarik wisata alam yang potensial.
Di sisi lain, Kecamatan Lembeh Selatan memiliki Hutan Lindung seluas 176,28 hektare, sedangkan Lembeh Utara menampung 403,16 hektare area hutan dengan fungsi serupa. Dua kawasan ini berperan penting dalam menjaga keseimbangan air tanah dan mencegah erosi di wilayah kepulauan Lembeh.
Kecamatan Madidir memiliki Cagar Alam seluas 587,60 hektare, sementara Maesa mencatat 243,63 hektare kawasan hutan dengan fungsi konservasi yang sama. Meski relatif kecil dibanding wilayah lain, area ini tetap menjadi bagian penting dari ekosistem kota, terutama dalam menahan laju pembangunan yang pesat di wilayah perkotaan.
Baca Juga: Kelapa Bitung Tak Sekadar Tanaman, Tapi Denyut Kehidupan Petani di Setiap Panen
Yang paling luas terdapat di Kecamatan Ranowulu, mencapai 7.881,52 hektare. Rinciannya, Cagar Alam seluas 3.429,71 hektare, Hutan Lindung 3.801,67 hektare, serta Taman Wisata Alam 650,14 hektare. Kawasan Ranowulu dikenal dengan kekayaan hayatinya yang tinggi, hutan-hutan yang rimbun, serta udara sejuk yang menjadi penyeimbang iklim mikro Kota Bitung.
Dengan total luas hampir 13 ribu hektare, hutan-hutan di Bitung bukan hanya menjadi sumber oksigen dan air bersih, tetapi juga penopang sektor pariwisata dan pendidikan lingkungan. Pemerintah setempat bersama masyarakat diharapkan terus menjaga kelestarian kawasan ini agar tetap menjadi sumber kehidupan dan keindahan bagi generasi mendatang.(pr)
Editor : Pratama Karamoy