MANADOPOST.ID - Kota Bitung kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan sektor perikanan di Sulawesi Utara. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik Kota Bitung, nilai produksi perikanan darat dalam kurun 2014 hingga 2024 menunjukkan peningkatan signifikan yang mencerminkan kebangkitan ekonomi biru di wilayah pesisir ini.
Pada 2014, nilai produksi ikan dari kolam air tawar di Bitung tercatat hanya sekitar Rp4,23 juta. Angka ini melonjak hampir enam kali lipat menjadi Rp24,61 juta pada 2015. Kenaikan tersebut menunjukkan geliat awal pembudidaya ikan lokal yang mulai mengembangkan kolam air tawar sebagai sumber pendapatan baru.
Selanjutnya, nilai produksi terus mengalami pertumbuhan yang stabil. Tahun 2016 mencatat Rp24,55 juta, lalu naik menjadi Rp28,69 juta pada 2017. Meski pada 2018 sempat sedikit turun menjadi Rp27,57 juta, pemulihan cepat terjadi pada 2019 dengan capaian Rp28,43 juta.
Lompatan besar terjadi pada 2021 saat nilai produksi tembus Rp114,60 juta, menandakan adanya peningkatan signifikan dalam kapasitas produksi dan nilai jual ikan hasil budidaya. Setahun kemudian, pada 2022, nilai ini kembali meroket menjadi Rp230,35 juta. Tren positif terus berlanjut pada 2023 dengan nilai Rp353,16 juta, hingga akhirnya mencapai puncak tertinggi pada 2024 dengan nilai produksi fantastis sebesar Rp464,67 juta.
Baca Juga: Dari Laut Hingga Pelabuhan, Bitung Tunjukkan Kekuatan Ekonomi Biru
Kenaikan hampir seratus kali lipat dalam satu dekade ini menjadi bukti nyata bahwa sektor perikanan darat di Bitung bukan sekadar penunjang, tetapi sudah berkembang menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat lokal.
Seluruh nilai produksi yang tercatat berasal dari kategori kolam air tawar, sementara perairan umum, tambak air payau, dan karamba belum memberikan kontribusi data. Hal ini menunjukkan bahwa potensi besar masih terbuka lebar untuk diversifikasi sektor perikanan darat di masa depan.
Pertumbuhan nilai produksi ini juga menggambarkan dampak positif dari dukungan pemerintah daerah melalui pelatihan, bantuan sarana budidaya, dan program peningkatan kapasitas petani ikan. Kolaborasi antara pembudidaya dan pemerintah menjadi fondasi penting bagi Bitung untuk melangkah menuju kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan potensi yang terus tumbuh, perikanan darat di Bitung kini menjadi simbol semangat kerja keras warga pesisir dalam mengubah air tenang menjadi sumber kehidupan yang berlimpah.(pr)
Editor : Pratama Karamoy