Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Toko dan Pasar Bitung Semakin Ramai, Sinyal Positif Ekonomi Daerah?

Pratama Karamoy • Rabu, 22 Oktober 2025 | 08:00 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Kota Bitung kembali menunjukkan geliat aktivitas ekonomi yang positif dalam sektor perdagangan. Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bitung, jumlah sarana perdagangan di kota ini mengalami perubahan signifikan sepanjang periode 2021 hingga 2024. Perubahan ini mencerminkan dinamika pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menegaskan peran penting sektor perdagangan dalam menopang kehidupan masyarakat kota pelabuhan tersebut.

Photo
Photo

Pada tahun 2021, sarana perdagangan di Bitung tercatat masih terbatas dengan total 11 unit, sebagian besar berupa toko. Setahun kemudian, jumlah ini meningkat menjadi 16 unit, menandakan mulai tumbuhnya kegiatan ekonomi pasca-pandemi dan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap potensi pasar lokal.

 

Namun yang paling menarik terjadi pada tahun 2023, di mana total sarana perdagangan melonjak drastis menjadi 665 unit. Kenaikan luar biasa ini terutama disumbangkan oleh pertumbuhan pasar tradisional yang mencapai 404 unit serta 197 kios dan rumah makan yang mulai beroperasi. Data ini mengindikasikan adanya geliat ekonomi rakyat yang kuat, di mana masyarakat kembali menggairahkan sektor perdagangan tradisional sebagai pusat kegiatan ekonomi harian.

 

Memasuki tahun 2024, jumlah sarana perdagangan tercatat 400 unit. Meski menurun dibandingkan tahun sebelumnya, angka tersebut menunjukkan adanya konsolidasi dan penyesuaian dalam sektor perdagangan. Pasar yang sebelumnya mencapai ratusan unit berkurang menjadi 33 unit, sementara los justru meningkat tajam menjadi 333 unit. Pergeseran ini mengisyaratkan adanya penataan atau perubahan fungsi dari pasar besar menjadi unit-unit usaha yang lebih kecil dan fleksibel, sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan kebijakan tata ruang daerah.

 

Baca Juga: Bitung Hadapi Tekanan Pasokan Air, PDAM Siapkan Strategi Baru

 

Sementara itu, jumlah toko tetap menunjukkan stabilitas dengan 16 unit di tahun 2024, meningkat dari 6 unit pada tahun sebelumnya. Kondisi ini menggambarkan keberlanjutan sektor perdagangan modern yang tetap beriringan dengan tumbuhnya perdagangan tradisional di kota tersebut.

 

Data ini secara keseluruhan memperlihatkan bahwa Kota Bitung tengah berada dalam fase transisi ekonomi yang adaptif. Pemerintah daerah tampak terus berupaya menata sektor perdagangan agar lebih tertib, merata, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Dengan dukungan masyarakat dan pelaku usaha lokal, Bitung berpotensi memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat perdagangan penting di kawasan utara Sulawesi.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#mpedia #BPS #bitung