MANADOPOST.ID - Kota Bitung kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata potensial di Sulawesi Utara. Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kota Bitung tahun 2024, tercatat sebanyak 65 obyek wisata yang tersebar di delapan kecamatan. Angka ini menjadi bukti bahwa geliat sektor pariwisata di Bitung terus tumbuh dengan memanfaatkan keunggulan alam, budaya, dan bahari yang dimiliki Bitung.
Kecamatan Ranowulu muncul sebagai wilayah dengan jumlah obyek wisata terbanyak, yakni 14 lokasi. Wilayah yang dikenal memiliki panorama pegunungan dan akses langsung ke kawasan hutan serta pantai ini menjadi magnet bagi wisatawan yang mencari pengalaman wisata alam yang autentik. Ranowulu tidak hanya menawarkan keindahan lanskap, tetapi juga keunikan aktivitas lokal yang memperkaya pengalaman berkunjung.
Di posisi berikutnya terdapat Kecamatan Aertembaga dengan 13 obyek wisata, diikuti oleh Lembeh Utara dengan 12 lokasi. Dua kecamatan ini dikenal luas dengan potensi wisata bahari, terutama spot penyelaman dan keindahan bawah laut yang telah menjadi incaran wisatawan mancanegara. Keberadaan Pulau Lembeh sebagai ikon wisata selam dunia menempatkan Bitung dalam peta pariwisata internasional yang semakin diperhitungkan.
Kecamatan Lembeh Selatan mencatat 7 obyek wisata, sementara Matuari dan Madidir masing-masing memiliki 6 lokasi wisata yang banyak di antaranya berupa taman kota, pantai, serta situs sejarah yang menarik untuk dikunjungi. Di sisi lain, Girian dan Maesa memiliki jumlah obyek wisata yang lebih sedikit, masing-masing 4 dan 3 lokasi, namun tetap berkontribusi sebagai bagian dari jaringan destinasi kota yang saling melengkapi.
Secara keseluruhan, 65 obyek wisata yang tercatat menunjukkan keberagaman potensi pariwisata di Bitung. Mulai dari wisata bahari di perairan Lembeh hingga wisata alam dan budaya di Ranowulu dan sekitarnya, seluruhnya memperlihatkan sinergi antara keindahan alam dan kehidupan masyarakat yang ramah.
Baca Juga: Potensi Wisata Meningkat, Resort Bitung Catat Pertumbuhan Positif
Pemerintah Kota Bitung terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan destinasi wisata agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Upaya ini mencakup pengembangan fasilitas pendukung, promosi digital, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pariwisata.
Dengan kombinasi kekayaan alam dan strategi pengembangan yang berkelanjutan, Bitung berpotensi menjadi salah satu pusat wisata unggulan di kawasan timur Indonesia. Ke depan, diharapkan pertumbuhan pariwisata ini dapat mendorong sektor ekonomi kreatif dan memperkuat citra Bitung sebagai kota destinasi yang berkelas dunia.(pr)
Editor : Pratama Karamoy