Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Paket Pos di Bitung Melonjak Drastis Dalam Setahun, Ini Faktanya

Pratama Karamoy • Rabu, 5 November 2025 | 10:07 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Setelah sempat lesu di masa pandemi, aktivitas pengiriman paket melalui PT Pos Indonesia Cabang Bitung kembali menunjukkan tren positif. Berdasarkan data resmi, volume paket yang dikirim dan diterima selama sepuluh tahun terakhir memperlihatkan pola fluktuatif dengan lonjakan tajam di tahun-tahun terakhir. Fenomena ini menjadi sinyal kebangkitan layanan pos di tengah meningkatnya aktivitas belanja daring masyarakat.

Photo
Photo

Pada 2014, total paket yang dikirim dan diterima di Bitung mencapai 94.177. Angka tersebut terdiri atas 9.127 paket domestik yang dikirim dan 84.523 paket yang diterima dari berbagai wilayah Indonesia, sementara 527 paket tercatat datang dari luar negeri. Setelah periode itu, data sempat tidak tercatat selama tiga tahun, sebelum kembali muncul pada 2018 dengan kondisi yang jauh berbeda. Tahun itu, total paket hanya 6.751, menunjukkan penurunan tajam yang menggambarkan fase transisi sistem pengiriman di era awal e-commerce.

 

Memasuki 2019 dan 2020, jumlah paket meningkat pesat seiring meningkatnya transaksi online dan kebutuhan distribusi barang ke luar daerah. Tahun 2019, total paket mencapai 10.364, lalu melonjak signifikan menjadi 60.031 pada 2020. Lonjakan ini bertepatan dengan masa pandemi, di mana aktivitas belanja daring melonjak tinggi akibat pembatasan sosial. PT Pos Indonesia pun menjadi salah satu tulang punggung pengiriman di masa itu.

Pada 2021 dan 2022, tren pertumbuhan tetap positif. Paket domestik yang dikirim masing-masing mencapai 5.775 dan 6.121, sementara penerimaan domestik melonjak hingga 71.175 dan 72.321. Total pengiriman dan penerimaan mencapai 77.802 pada 2021 dan naik sedikit menjadi 79.156 di tahun berikutnya. Namun, kondisi berbeda terlihat pada 2023 ketika total paket merosot tajam menjadi hanya 718. Hal ini kemungkinan dipicu oleh pergeseran pasar logistik ke platform digital swasta yang lebih agresif dalam menguasai segmen pengiriman e-commerce.

 

Kendati demikian, tahun 2024 menghadirkan kejutan. Aktivitas paket pos kembali meningkat signifikan dengan total 90.538 paket. Dari jumlah itu, 19.304 paket dikirim dari Bitung ke berbagai daerah, sementara 71.023 diterima. Angka ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir dan menunjukkan bahwa layanan pos mulai kembali beradaptasi dengan tren pasar logistik modern.

 

Perubahan data ini memperlihatkan bahwa meskipun dunia logistik semakin dikuasai layanan digital swasta, PT Pos Indonesia tetap memiliki posisi penting, terutama dalam menjangkau wilayah terpencil dan mengakomodasi pengiriman skala kecil. Kenaikan drastis di 2024 menjadi bukti bahwa layanan pos nasional masih mampu bersaing di tengah derasnya transformasi industri pengiriman.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#pos #BPS #bitung