Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Ternyata Jenis Koperasi Ini Paling Banyak di Bitung

Pratama Karamoy • Kamis, 6 November 2025 | 08:05 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Kota Bitung menunjukkan geliat positif dalam perkembangan sektor koperasi sepanjang tahun 2024. Berdasarkan data dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Bitung, tercatat sebanyak 308 koperasi aktif tersebar di tujuh kecamatan. Angka ini mencerminkan peran penting koperasi dalam menopang ekonomi masyarakat di berbagai wilayah kota pelabuhan tersebut.

Photo
Photo

Dari total tersebut, jenis koperasi yang paling mendominasi adalah kategori “lainnya” dengan jumlah mencapai 270 koperasi. Kelompok ini mencakup koperasi serba usaha dan jenis koperasi lain yang bergerak di berbagai bidang ekonomi masyarakat. Fakta ini menunjukkan semakin beragamnya bentuk kerja sama ekonomi warga Bitung yang berorientasi pada kebutuhan lokal dan potensi wilayah.

 

Secara rinci, Kecamatan Madidir menempati posisi teratas dengan 56 koperasi, disusul Kecamatan Matuari sebanyak 52 koperasi, dan Maesa dengan 54 koperasi. Ketiga kecamatan ini menjadi pusat aktivitas ekonomi berbasis koperasi di Bitung. Sementara itu, Lembeh Utara mencatat jumlah paling sedikit, yakni hanya 7 koperasi, yang menandakan perlunya dorongan lebih besar terhadap pengembangan kelembagaan ekonomi di wilayah tersebut.

 

Dari sisi jenis, koperasi KUD (Koperasi Unit Desa) tercatat sebanyak 9 unit, KPRI (Koperasi Pegawai Republik Indonesia) sebanyak 15 unit, dan KOPKAR (Koperasi Karyawan) sebanyak 14 unit. Tidak ada data koperasi jenis KOPPAS pada tahun ini, yang menunjukkan pergeseran fokus kegiatan koperasi ke arah unit-unit usaha serba guna dan berbasis pegawai atau komunitas kerja.

 

Baca Juga: Perubahan Cepat Dunia Media Bitung, Wajah Baru Informasi Muncul

 

Fenomena menarik lainnya adalah keberadaan koperasi di kecamatan pesisir seperti Aertembaga dan Girian, yang masing-masing memiliki 55 dan 49 koperasi. Keduanya menjadi contoh bagaimana semangat berkoperasi tetap tumbuh di tengah masyarakat yang sehari-harinya bergelut dengan sektor perikanan dan perdagangan.

 

Kehadiran ratusan koperasi ini menjadi indikator kuat bahwa semangat gotong royong ekonomi di Kota Bitung terus hidup. Selain memberikan akses permodalan dan kesejahteraan bagi anggota, koperasi juga memainkan peran penting dalam memperkuat fondasi ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

 

Ke depan, penguatan manajemen dan digitalisasi koperasi diperkirakan menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing sektor ini di tengah perubahan pola ekonomi modern. Pemerintah daerah diharapkan terus memberi dukungan melalui pelatihan, pendampingan, dan akses teknologi agar koperasi di Bitung tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang tangguh dan mandiri.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#Koperasi #mpedia #BPS #bitung