Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Dari Manufaktur hingga Logistik, Inilah Wajah Ekonomi Baru Bitung

Pratama Karamoy • Jumat, 21 November 2025 | 12:00 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Kinerja perekonomian Kota Bitung kembali menunjukkan penguatan yang konsisten. Data Produk Domestik Regional Bruto menurut lapangan usaha yang dirilis Badan Pusat Statistik memperlihatkan perkembangan aktivitas ekonomi di hampir seluruh sektor strategis. Perbandingan antara 2020 hingga 2024 menunjukkan laju pemulihan yang stabil sekaligus mengonfirmasi kemampuan Kota Bitung mempertahankan momentum pertumbuhan.

Photo
Photo

Sektor pertanian, kehutanan dan perikanan mencatat nilai 4,593 triliun rupiah pada 2024. Angka ini menjadi bukti bahwa sektor primer masih menjadi tulang punggung yang signifikan, terutama karena Bitung dikenal sebagai wilayah industri perikanan yang terus berkembang. Kenaikan bertahap sejak 2020 memantapkan posisi sektor ini sebagai pilar penting ekonomi daerah.

 

Pada sektor pertambangan dan penggalian, pergerakan nilai terus menunjukkan peningkatan. Pada 2024 nilainya mencapai 95,87 miliar rupiah yang menandai penguatan aktivitas ekstraktif. Meski skalanya tidak sebesar sektor lain, kontribusi stabilnya tetap menyokong struktur PDRB.

Industri pengolahan menjadi salah satu penggerak terbesar dengan nilai melampaui 9,120 triliun rupiah pada 2024. Angka tersebut melanjutkan tren kenaikan sejak 2020 dan menegaskan dominasi sektor manufaktur sebagai pusat aktivitas ekonomi Bitung. Industri pengolahan yang kuat juga menggambarkan ekosistem industri yang semakin matang serta daya saing yang terus meningkat.

 

Pengadaan listrik dan gas juga menunjukkan peningkatan nilai hingga 21,22 miliar rupiah. Kenaikan ini mengindikasikan meningkatnya kebutuhan energi seiring bertumbuhnya sektor industri dan layanan di kota tersebut.

Di sektor pengelolaan air, pengelolaan sampah dan daur ulang, nilai pada 2024 mencapai 35,83 miliar rupiah. Stabilitas sektor ini menjadi bukti bahwa layanan dasar perkotaan terus berfungsi maksimal untuk menopang aktivitas masyarakat dan industri.

 

Baca Juga: Ekonomi Bitung Bergerak, Data NIB Tunjukkan Geliat Usaha Warga

 

Sektor konstruksi mencatat nilai 2,008 triliun rupiah. Angka tersebut menunjukkan bahwa aktivitas pembangunan infrastruktur masih berlangsung aktif dan menjadi salah satu daya ungkit pergerakan ekonomi.

Sektor perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan sepeda motor memperlihatkan nilai 2,199 triliun rupiah pada 2024. Perkembangan ini sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi yang bergerak lebih luas.

 

Transportasi dan pergudangan mencatat lonjakan signifikan hingga mencapai 3,522 triliun rupiah. Kinerja ini konsisten dengan karakter Bitung sebagai kota pelabuhan yang menjadi simpul logistik utama di wilayah timur Indonesia. Semakin aktifnya arus barang dan distribusi berjasa besar pada penguatan sektor ini.

Sektor penyediaan akomodasi dan makan minum juga mengalami pertumbuhan dengan nilai 147,66 miliar rupiah pada 2024. Kenaikan ini menunjukkan geliat sektor pariwisata dan layanan yang ikut bergerak menyesuaikan dinamika kunjungan dan konsumsi.

 

Sementara itu, sektor informasi dan komunikasi mencatat nilai 443,59 miliar rupiah pada 2024. Perkembangan ini menunjukkan pentingnya peran digitalisasi, pertumbuhan layanan internet dan peningkatan kebutuhan konektivitas masyarakat.

Secara keseluruhan, data PDRB menurut lapangan usaha periode 2020 hingga 2024 menunjukkan bahwa ekonomi Bitung berada pada jalur penguatan yang konsisten. Mayoritas sektor tumbuh stabil, terutama industri pengolahan, transportasi dan perdagangan yang terus menjadi penggerak utama roda ekonomi kota.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#mpedia #Ekonomi #BPS #bitung