MANADOPOST.ID - Peta pembangunan manusia di Sulawesi Utara kembali menunjukkan arah positif lewat rilis data Indeks Pembangunan Manusia untuk periode 2020 hingga 2024. Setiap daerah menampilkan pola kenaikan yang relatif stabil dari tahun ke tahun yang menegaskan bahwa investasi pemerintah pada pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat memberi kontribusi nyata bagi kualitas hidup. Tren ini juga memperlihatkan persaingan sehat antar kabupaten dan kota untuk mencapai kategori pembangunan manusia yang lebih tinggi pada tahun berikutnya.
Di antara deretan daerah dengan performa kuat, Kota Bitung tampil sebagai salah satu daerah dengan kemajuan konsisten yang patut disorot. Bitung mencatat peningkatan IPM dari 75,37 pada 2020 menjadi 76,90 pada 2024. Kenaikan ini menunjukkan perbaikan yang terus berlanjut pada akses pendidikan, umur harapan hidup serta kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar. Dengan lonjakan cukup stabil di setiap tahun, Bitung berhasil mempertahankan diri sebagai salah satu kota dengan standar pembangunan manusia yang kompetitif di Sulawesi Utara.
Secara menyeluruh, angka IPM tertinggi di provinsi ini masih ditempati Kota Manado yang mencapai 81,86 pada 2024, memperkuat posisinya sebagai pusat layanan pendidikan dan kesehatan terbaik di kawasan. Kota Tomohon juga mempertahankan tren impresif dengan capaian 80,06 pada 2024. Sementara itu Kota Kotamobagu mencatat peningkatan perlahan tetapi pasti hingga mencapai 76,86 pada tahun yang sama.
Kabupaten lain juga menunjukkan perkembangan yang stabil. Minahasa misalnya berhasil mencapai 79,26 pada 2024 setelah memulai periode 2020 pada angka 76,85. Minahasa Utara juga mencatat kenaikan konsisten hingga mencapai 77,05. Peningkatan ini menggambarkan kualitas layanan publik yang meningkat seiring dorongan pembangunan dari pemerintah daerah.
Baca Juga: Inilah Daftar Wilayah di Sulut yang Paling Berhasil Tekan Angka Kemiskinan, Bagaimana Dengan Bitung?
Beberapa wilayah lain seperti Kepulauan Siau Tagulandang Biaro dan Kepulauan Talaud juga memperlihatkan tren positif walaupun pertumbuhannya lebih moderat. Kondisi geografis yang menantang tampaknya masih menjadi faktor utama yang memengaruhi kecepatan peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah kepulauan.
Melihat keseluruhan provinsi, Sulawesi Utara mencatat kenaikan IPM dari 73,67 pada 2020 menjadi 75,68 pada 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan kualitas hidup yang terus berlanjut dan mempertegas bahwa program pembangunan manusia secara umum bergerak ke arah yang tepat.
Dengan tren positif di seluruh wilayah, tantangan ke depan adalah memastikan bahwa peningkatan ini dapat merata serta memperkecil kesenjangan antardaerah. Kota Bitung yang menunjukkan performa stabil menjadi contoh bahwa konsistensi kebijakan pembangunan mampu memberikan hasil nyata hingga ke lapisan masyarakat.(pr)
Editor : Pratama Karamoy