MANADOPOST.ID - Usia Harapan Hidup masyarakat Sulawesi Utara kembali menunjukkan tren peningkatan yang konsisten sepanjang empat tahun terakhir. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik memperlihatkan bahwa rata rata usia harapan hidup di provinsi ini bergerak naik dari 73,33 tahun pada 2021 menjadi 74,08 tahun pada 2024. Kenaikan ini menggambarkan adanya perbaikan berkelanjutan dalam kualitas kesehatan publik, pelayanan medis, sanitasi, pendidikan serta kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat.
Perubahan angka tersebut juga mencerminkan keberhasilan berbagai program pemerintah daerah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan primer, fasilitas rumah sakit rujukan hingga upaya penguatan kesehatan ibu dan anak. Dalam kategori kabupaten dan kota, variasi peningkatan ini tampak lebih rinci dan memberi gambaran tentang dinamika pembangunan manusia di masing masing wilayah.
Kenaikan Stabil Hampir di Semua Kabupaten dan Kota
Hampir seluruh wilayah di Sulawesi Utara menikmati pertumbuhan UHH dalam empat tahun terakhir. Kabupaten Minahasa menjadi salah satu daerah yang mencatat peningkatan signifikan dari 74,39 tahun pada 2021 menjadi 75,22 tahun pada 2024. Kondisi serupa terlihat di Minahasa Selatan yang bergerak dari 73,46 ke 74,35 tahun.
Kepulauan Sangihe yang dikenal memiliki tantangan geografis juga menunjukkan peningkatan yang relatif stabil. UHH daerah ini naik dari 73,92 tahun pada 2021 menjadi 74,70 tahun pada 2024. Lonjakan serupa terlihat pada Kepulauan Talaud dari 72,68 tahun pada 2021 menjadi 73,51 tahun pada 2024.
Minahasa Tenggara yang sempat berada pada angka 72,59 tahun pada 2021 berhasil mencapai 73,36 tahun pada 2024. Bolmong Selatan dan Bolmong Timur juga mencatat peningkatan meski tidak terlalu besar, namun tetap menunjukkan progres positif.
Bitung Naik Stabil dan Terus Menguat
Kota Bitung menorehkan tren pertumbuhan yang stabil dan konsisten. Pada 2021, UHH Bitung tercatat 73,76 tahun kemudian meningkat menjadi 73,98 tahun pada 2022. Angkanya kembali naik menjadi 74,22 tahun di 2023 dan mencapai 74,43 tahun pada 2024.
Pertumbuhan ini sejalan dengan perkembangan layanan kesehatan di kota pelabuhan tersebut. Akses masyarakat terhadap layanan pemeriksaan penyakit menular dan tidak menular, peningkatan cakupan imunisasi, serta perluasan fasilitas kesehatan swasta dan pemerintah menjadi faktor penunjang meningkatnya kualitas hidup masyarakat.
Dengan capaian tersebut, Bitung menempatkan diri sebagai salah satu kota dengan kenaikan UHH yang stabil dan berada di atas rata rata provinsi.
Baca Juga: Inilah Daftar Wilayah di Sulut yang Paling Berhasil Tekan Angka Kemiskinan, Bagaimana Dengan Bitung?
Manado Tetap Menjadi Kota dengan UHH Tertinggi
Sebagai pusat layanan pendidikan dan kesehatan di Sulawesi Utara, Manado mencatat usia harapan hidup tertinggi di provinsi ini. Pada 2021 Manado mencatat UHH 74,56 tahun dan terus meningkat menjadi 75,24 tahun pada 2024. Fasilitas medis yang lebih memadai, akses terhadap tenaga kesehatan spesialis, serta dukungan infrastruktur kesehatan yang lengkap menjadikan Manado tetap di puncak indikator ini.
Tomohon dan Kotamobagu Konsisten Menguat
Tomohon mempertahankan posisi kuat sebagai daerah dengan kualitas hidup tinggi. Pada 2021 UHH berada di angka 74,60 dan melonjak menjadi 75,57 pada 2024. Sementara Kotamobagu yang memulai dari 74,02 tahun pada 2021 naik hingga 74,97 tahun pada 2024.
Kedua kota ini menunjukkan perkembangan positif yang mencerminkan kualitas layanan sosial dan kesehatan yang terus membaik.
Sulawesi Utara Semakin Sehat dan Berdaya
Secara keseluruhan, kenaikan UHH dari 73,33 tahun menjadi 74,08 tahun menggambarkan masyarakat yang semakin sehat dan memiliki kualitas hidup lebih baik. Faktor yang memengaruhi peningkatan ini meliputi:
• perbaikan gizi dan kesehatan anak
• peningkatan pendidikan dan literasi kesehatan
• akses lebih baik terhadap air bersih dan sanitasi
• layanan kesehatan yang semakin merata
• penurunan laju penyakit menular
Dengan tren yang terus bergerak naik, Sulawesi Utara semakin memperkuat posisinya sebagai provinsi dengan kualitas pembangunan manusia yang berkembang stabil dalam empat tahun terakhir.(pr)
Editor : Pratama Karamoy