MANADOPOST.ID - Kegiatan penduduk Kota Tomohon sepanjang sepekan terakhir tahun 2024 kembali menjadi sorotan karena menggambarkan dinamika ekonomi sekaligus pola hidup masyarakat usia produktif. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik melalui Survei Angkatan Kerja Nasional edisi Agustus memperlihatkan komposisi aktivitas penduduk berusia 15 tahun ke atas secara lebih terstruktur mulai dari mereka yang bekerja, belum bekerja, hingga yang tidak termasuk dalam kategori angkatan kerja. Gambaran ini memberikan potret jelas mengenai bagaimana mobilitas tenaga kerja di Tomohon bergerak sepanjang tahun.
Jumlah penduduk yang masuk dalam kategori angkatan kerja tercatat mencapai 51.747 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 47.715 orang sedang bekerja dalam berbagai sektor yang menopang perekonomian kota. Sementara itu terdapat 6.952 orang yang masuk dalam kategori pengangguran terbuka dan masih berupaya memperoleh pekerjaan.
Pada kelompok yang tidak termasuk angkatan kerja jumlahnya juga cukup besar yaitu 29.447 orang. Mereka terbagi dalam beberapa kategori utama antara lain penduduk yang sedang bersekolah sebanyak 17.772 orang serta penduduk yang mengurus rumah tangga dengan jumlah 4.032 orang. Selain itu terdapat pula 4.723 orang lainnya yang masuk dalam kategori tidak aktif secara ekonomi karena alasan berbeda.
Struktur aktivitas penduduk ini mencerminkan dinamika sosial ekonomi Tomohon yang bergerak secara seimbang antara produktivitas dan persiapan sumber daya manusia di masa depan. Tingginya jumlah warga yang sedang menempuh pendidikan menggambarkan investasi jangka panjang pada peningkatan kualitas manusia. Pada saat yang sama besarnya jumlah penduduk yang bekerja menunjukkan stabilitas produktivitas ekonomi kota. Namun keberadaan ribuan penduduk yang belum bekerja tetap menjadi perhatian penting dan memerlukan langkah lanjutan untuk meningkatkan kesempatan kerja.
Baca Juga: Data BPS Ungkap Kecamatan Terbesar dan Terkecil di Tomohon
Dengan komposisi aktivitas masyarakat yang terus berkembang Tomohon memasuki fase penting dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan sambil memastikan keseimbangan sosial di tengah tuntutan pasar kerja modern.(pr)
Editor : Pratama Karamoy