MANADOPOST.ID - Kota Tomohon kembali menunjukkan dinamika menarik dalam struktur ketenagakerjaannya. Data terbaru dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) memperlihatkan bagaimana tingkat pendidikan memengaruhi partisipasi warga dalam angkatan kerja. Mulai dari lulusan sekolah dasar hingga perguruan tinggi, setiap kelompok memperlihatkan karakteristik berbeda dalam aktivitas ekonomi.
Tabel yang memuat rincian jumlah penduduk yang aktif dan tidak aktif secara ekonomi, serta tingkat partisipasi angkatan kerja, menggambarkan kondisi ketenagakerjaan yang cukup beragam. Dari total 81.194 penduduk, tercatat 29.447 orang berada pada kategori bukan angkatan kerja, sementara sisanya tercatat sebagai bagian dari total penduduk bekerja maupun yang sedang mencari pekerjaan.
Lulusan Perguruan Tinggi Paling Tinggi Partisipasinya
Salah satu temuan paling menonjol ialah tingginya Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) pada kelompok berpendidikan perguruan tinggi. Kelompok ini mencatat TPAK mencapai 85,37%, menjadi yang tertinggi dibandingkan kelompok pendidikan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi pendidikan seseorang, semakin besar peluang mereka untuk aktif dalam kegiatan ekonomi, baik bekerja maupun dalam proses mencari pekerjaan.
Kelompok Pendidikan Menengah Dominan Secara Jumlah
Secara total, kelompok dengan pendidikan setara Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sederajat menjadi yang paling besar secara kuantitas. Dari total keseluruhan, kelompok ini mencapai 37.782 orang, dan menjadi penyumbang signifikan dalam angkatan kerja. TPAK kelompok ini juga cukup tinggi, yakni 63,52%, menunjukkan dorongan besar dari kelompok muda untuk masuk ke pasar kerja.
Sementara itu, kelompok lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mencatat total 14.673 orang dengan TPAK berada di angka 52,42%.
Kelompok Pendidikan Rendah Paling Banyak Tidak Aktif Secara Ekonomi
Menariknya, kelompok berpendidikan setara atau di bawah SD menjadi kelompok dengan jumlah bukan angkatan kerja paling tinggi, yakni 6.548 orang. Total penduduk pada kelompok ini mencapai 14.156 orang, namun TPAK hanya 53,74%, lebih rendah dari rata-rata kota.
Kondisi ini mengindikasikan bahwa pendidikan tetap menjadi faktor penting dalam mendorong seseorang untuk berpartisipasi di dunia kerja. Semakin rendah pendidikan, semakin kecil kecenderungan untuk aktif secara ekonomi.
Baca Juga: Mengungkap Struktur Aktivitas Harian Penduduk Tomohon Dari Sekolah Hingga Dunia Kerja
Jika dilihat secara keseluruhan, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Kota Tomohon berada pada angka 63,73%. Angka ini merupakan gambaran umum bahwa mayoritas penduduk usia kerja di kota ini telah memasuki pasar kerja, baik dalam status bekerja maupun sedang mencari pekerjaan.
Data ini tidak hanya memberi gambaran situasi ketenagakerjaan, tetapi juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan sebagai modal utama untuk memperkuat daya saing tenaga kerja di Kota Tomohon.(pr)
Editor : Pratama Karamoy