MANADOPOST.ID - Kota Tomohon kembali menegaskan dirinya sebagai salah satu daerah dengan dinamika ketenagakerjaan yang menarik di Sulawesi Utara. Dalam publikasi terbaru Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2024, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis gambaran lengkap mengenai penduduk berumur 15 tahun ke atas, mulai dari aktivitas selama seminggu terakhir, tingkat pendidikan yang ditamatkan, hingga status pekerjaan utama mereka. Data ini bukan hanya menampilkan angka, tetapi sekaligus memberikan potret nyata bagaimana warga Tomohon terlibat dalam kegiatan ekonomi serta tantangan yang masih dihadapi.
Angkatan Kerja Tomohon Capai 51.747 Orang, Perempuan Masih Lebih Banyak di Luar Angkatan Kerja
Berdasarkan data, jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas di Tomohon mencapai 81.194 orang. Dari jumlah tersebut, 51.747 orang masuk kategori angkatan kerja, terdiri dari 31.226 laki-laki dan 20.521 perempuan.
Sebagian besar angkatan kerja ini sudah bekerja, yaitu sebanyak 47.715 orang, sedangkan 4.032 orang tercatat sebagai pengangguran.
Di sisi lain, terdapat 29.447 penduduk yang tergolong bukan angkatan kerja, di mana perempuan mendominasi dengan jumlah 19.779 orang, hampir dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan laki-laki yang berjumlah 9.668 orang.
Kategori bukan angkatan kerja didominasi oleh:
-
Mengurus rumah tangga: 17.772 orang
-
Bersekolah: 6.952 orang
-
Kegiatan lainnya: 4.723 orang
Tingginya angka perempuan yang mengurus rumah tangga menunjukkan pola klasik ketenagakerjaan Indonesia masih kuat terlihat di Tomohon.
Baca Juga: Dari Balita hingga Lansia, Begini Peta Lengkap Warga Tomohon
Semakin Tinggi Pendidikan, Semakin Tinggi Tingkat Partisipasi Kerja
Data pendidikan memperlihatkan korelasi yang jelas antara tingkat pendidikan dan peluang masuk angkatan kerja. Dari empat kategori pendidikan yang ditamatkan, tren peningkatannya tampak stabil dan signifikan.
1. Pendidikan rendah (SD ke bawah)
-
Total penduduk: 14.156 orang
-
Masuk angkatan kerja: 7.608 orang
-
Tingkat partisipasi kerja: 53,74 %
2. SMP
-
Total penduduk: 14.673 orang
-
Masuk angkatan kerja: 7.691 orang
-
Tingkat partisipasi kerja: 52,42 %
3. SMA
-
Total penduduk: 37.782 orang
-
Masuk angkatan kerja: 23.999 orang
-
Tingkat partisipasi kerja: 63,52 %
4. Perguruan Tinggi
-
Total penduduk: 14.583 orang
-
Masuk angkatan kerja: 12.449 orang
-
Tingkat partisipasi kerja: 85,37 %
Kelompok berpendidikan tinggi mencatat tingkat partisipasi kerja yang sangat tinggi. Dengan lebih dari 85 % penduduknya berpartisipasi aktif bekerja, lulusan perguruan tinggi menempati posisi tertinggi dalam struktur angkatan kerja Tomohon.
Sebagian Besar Angkatan Kerja Sudah Bekerja, Pengangguran Tertinggi Ada di Kelompok Pendidikan Menengah
Dari total angkatan kerja 51.747 orang, sebanyak 47.715 orang sudah bekerja, sedangkan 4.032 orang masih mencari pekerjaan. Kelompok dengan jumlah pengangguran terbanyak adalah lulusan SMA, yaitu 2.319 orang, menunjukkan tingginya persaingan kerja di tingkat pendidikan menengah.
Karyawan/Pegawai Mendominasi Pekerjaan Warga Tomohon
Saat menelusuri status pekerjaan utama penduduk yang bekerja selama seminggu terakhir, BPS mencatat total 47.715 pekerja dengan komposisi yang beragam:
Kategori terbesar: Buruh/Karyawan/Pegawai
-
Total: 24.590 orang
-
Laki-laki: 14.353
-
Perempuan: 10.237
Kelompok ini menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi di Tomohon, mengisi sektor formal dan jasa profesional.
Usaha sendiri/Wirausaha menempati posisi kedua
-
Total: 12.894 pekerja
-
Laki-laki: 8.059
-
Perempuan: 4.835
Angka ini menunjukkan kuatnya sektor UMKM serta budaya mandiri dalam masyarakat Tomohon.
Berusaha dibantu buruh tidak tetap
-
Total: 3.278 pekerja
Pekerja bebas
-
Total: 3.267 pekerja
Pekerja keluarga/tidak dibayar
-
Total: 2.808 pekerja
Kategori ini didominasi perempuan, yang mencapai 1.641 orang.
Laki-Laki Mendominasi Hampir Semua Bidang Pekerjaan
Dari total pekerja, 28.859 adalah laki-laki, sementara 18.856 adalah perempuan. Tren ini konsisten pada hampir seluruh kategori pekerjaan formal dan mandiri. Namun pada pekerjaan keluarga tanpa upah, perempuan mendominasi.
Hal ini menunjukkan bahwa masih ada distribusi peran tradisional dalam masyarakat, di mana perempuan lebih sering terlibat dalam pekerjaan domestik dan kegiatan non-upah.
Data ketenagakerjaan 2024 memberikan gambaran bahwa Tomohon memiliki angkatan kerja yang kuat dengan tingkat partisipasi tinggi pada kelompok berpendidikan tinggi. Sementara itu, dominasi laki-laki pada pekerjaan berupah dan tingginya jumlah perempuan dalam kategori bukan angkatan kerja menunjukkan masih adanya ketimpangan gender yang perlu menjadi perhatian dalam pembangunan ekonomi ke depan.(pr)
Editor : Pratama Karamoy