MANADOPOST.ID - Sektor pertanian di Kota Tomohon kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai penopang ketahanan pangan sekaligus penggerak ekonomi daerah. Sepanjang tahun 2024, subsektor hortikultura khususnya komoditas sayuran mencatat capaian produksi yang signifikan. Labu siam, petsai, dan wortel menjadi jenis sayuran dengan produksi terbesar di Kota Tomohon.
Petsai tercatat sebagai komoditas dengan produksi tertinggi sepanjang 2024. Total produksi sayuran daun ini mencapai 49.255 kuintal. Capaian tersebut mencerminkan tingginya minat petani Tomohon dalam membudidayakan petsai yang dikenal memiliki masa tanam singkat dan permintaan pasar yang stabil. Kondisi agroklimat Kota Tomohon yang sejuk dan subur turut mendukung produktivitas petsai, sehingga komoditas ini menjadi tulang punggung hortikultura daerah.
Di posisi berikutnya, wortel mencatat produksi sebesar 45.242 kuintal. Wortel menjadi salah satu komoditas unggulan dataran tinggi Tomohon yang telah lama dibudidayakan secara turun-temurun. Selain memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga, wortel juga menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi yang dipasok ke berbagai daerah di Sulawesi Utara. Stabilnya produksi wortel menunjukkan keberhasilan petani dalam menjaga kualitas tanah dan teknik budidaya.
Baca Juga: Kehidupan Sosial Kota Tomohon Dari Data Kemiskinan Terbaru, Ini Faktanya!
Sementara itu, labu siam juga memberikan kontribusi penting dengan total produksi mencapai 13.646 kuintal pada 2024. Komoditas ini dikenal adaptif terhadap kondisi lahan di Kota Tomohon serta memiliki pasar yang luas. Labu siam tidak hanya menjadi pelengkap konsumsi harian masyarakat, tetapi juga menjadi sumber pendapatan tambahan bagi petani karena mudah dipasarkan dan relatif tahan simpan.
Tingginya produksi ketiga komoditas tersebut menegaskan posisi Kota Tomohon sebagai salah satu sentra sayuran di Sulawesi Utara. Capaian ini sekaligus mencerminkan potensi besar sektor pertanian daerah yang terus berkembang, didukung oleh pengalaman petani, kesesuaian lahan, serta permintaan pasar yang konsisten. Ke depan, penguatan teknologi pertanian, akses pasar, dan kebijakan yang berpihak pada petani diharapkan mampu menjaga keberlanjutan produksi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon.(pr)
Editor : Pratama Karamoy