Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Peternakan Kuda di Sulawesi Utara Meningkat Tajam, Minahasa Terbanyak!

Pratama Karamoy • Rabu, 2 April 2025 | 14:31 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Sulawesi Utara mengalami peningkatan signifikan dalam populasi kuda pada tahun 2024. Berdasarkan data terbaru, jumlah kuda di Sulut melonjak dari 504 ekor pada 2023 menjadi 1.601 ekor pada 2024. Kenaikan drastis ini membawa angin segar bagi para peternak yang kini semakin optimis terhadap prospek usaha mereka. Dengan bertambahnya jumlah kuda, diharapkan sektor peternakan semakin berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Photo
Photo

Minahasa Jadi Penyumbang Terbesar

Kabupaten Minahasa mencatat pertumbuhan paling signifikan dengan jumlah kuda meningkat dari 428 ekor pada 2023 menjadi 1.410 ekor pada 2024. Hal ini menjadikan Minahasa sebagai wilayah utama dalam peternakan kuda di Sulawesi Utara. Dengan bertambahnya jumlah kuda, banyak peternak di daerah ini yang semakin bersemangat untuk mengembangkan usaha mereka. Peningkatan ini juga menandakan adanya perbaikan dalam sistem peternakan, baik dari segi perawatan hewan maupun ketersediaan pakan yang lebih baik.

Sementara itu, Minahasa Utara juga mengalami peningkatan dari 54 ekor menjadi 68 ekor, menunjukkan bahwa tren pertumbuhan ini tidak hanya terpusat di satu daerah. Beberapa daerah lainnya mulai menunjukkan minat dalam mengembangkan peternakan kuda sebagai bagian dari sektor agribisnis yang berkelanjutan.

Kota-Kota Juga Berkontribusi

Selain di wilayah kabupaten, populasi kuda di kota-kota seperti Manado, Bitung, dan Tomohon juga mengalami pertumbuhan. Manado mencatat kenaikan dari 3 ekor pada 2023 menjadi 35 ekor pada 2024. Tomohon mengalami peningkatan signifikan dari sebelumnya tidak tercatat (NA) menjadi 49 ekor. Kota Bitung juga turut menyumbang dengan 8 ekor pada tahun 2024. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat perkotaan terhadap peternakan kuda mulai berkembang, baik untuk kepentingan ekonomi, transportasi, maupun sektor pariwisata.

Faktor Peningkatan Populasi Kuda

Beberapa faktor utama yang mempengaruhi peningkatan jumlah kuda di Sulawesi Utara antara lain:

  1. Peningkatan Minat Peternakan – Kesadaran masyarakat akan potensi ekonomi dari peternakan kuda semakin meningkat. Banyak peternak yang mulai melihat peluang besar dalam beternak kuda, baik untuk kebutuhan lokal maupun potensi perdagangan ke daerah lain.

  2. Dukungan Pemerintah – Program-program pemerintah dalam sektor peternakan turut membantu peningkatan populasi kuda. Berbagai insentif dan pelatihan diberikan untuk memastikan bahwa peternakan kuda berkembang dengan baik dan berkelanjutan.

  3. Ekonomi yang Membaik – Dengan membaiknya perekonomian pasca pandemi, banyak peternak kembali mengembangkan usaha mereka. Permintaan terhadap kuda, baik untuk keperluan pertanian, transportasi, maupun wisata, semakin meningkat.

  4. Penggunaan Kuda dalam Pariwisata – Kuda semakin populer digunakan dalam sektor pariwisata, terutama untuk atraksi wisata alam dan budaya. Keberadaan kuda dalam sektor pariwisata membuka peluang baru bagi masyarakat untuk memanfaatkan hewan ini dalam berbagai kegiatan ekonomi.

Dengan tren positif ini, peternakan kuda di Sulawesi Utara diprediksi akan terus berkembang. Pemerintah dan para peternak diharapkan dapat terus berinovasi dalam pemeliharaan dan pengelolaan kuda agar industri ini semakin maju. Ketersediaan pakan, akses terhadap layanan kesehatan hewan, serta inovasi dalam metode beternak menjadi faktor penting dalam menjaga tren pertumbuhan ini tetap berkelanjutan.

Peningkatan jumlah kuda ini bukan hanya sekadar angka, tetapi juga membawa harapan baru bagi kesejahteraan peternak di daerah ini. Dengan pengelolaan yang baik, peternakan kuda dapat menjadi sektor yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian lokal dan memperkuat industri peternakan di Sulawesi Utara.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#Sulut #peternakan #kuda