Carlo TewuJAKARTA—Perombakan dilakukan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di jajaran komisaris. Carlo Tewu, diangkat menjadi Komisaris PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA. Diketahui sejak 4 Februari 2020, perwira tinggi polisi yang masih aktif di jajaran Polri ini mengemban amanat sebagai Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan BUMN. Ia pernah menjabat Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Barat periode 2016–2017. Jenderal Tewu lahir di Rerewokan, Tondano Barat, Minahasa, Sulawesi Utara. Sederet jabatan sudah pernah dia tempati. Di antaranya pada 22 Februari 2017 mengemban amanat sebagai Deputi V Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polhukam. Pada 30 Desember 2016 hingga 12 Mei 2017 Tewu menjabat Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Barat. Tewu merupakan lulusan Akpol 1985 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Kemenko Polhukam. Kariernya dalam kepolisian cepat melesat. Berkat prestasi yang dicapainya. Tahun 2001, Tewu yang merupakan anggota Tim Kobra beserta perwira lainnya berhasil menangkap Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, putra (mantan) Presiden Soeharto. Berkat sukses menangkap Tommy, Tewu termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa. Sejumlah jabatan yang pernah di emban Carlo antara lain, Wakapolda Sulawesi Utara, lalu sempat pula menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Utara. Kemudian menjabat Karojianstra Sops Polri, Dirtipidum Bareskrim Polri dan Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Kemenko Polhukam.(gel) Editor : Angel Rumeen