Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Siswa yang Hina Palestina di TikTok Dikeluarkan dari Sekolah, Koordinator P2G: Seharusnya Dibina

Tanya Rompas • Rabu, 19 Mei 2021 | 01:32 WIB
Photo
Photo

MANADOPOST.ID— Remaja berinisial MS, siswa kelas XI SMA di Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, dikeluarkan dari sekolah.

Hal itu terjadi usai video TikTok-nya yang menghina Palestina, viral. MS akhirnya dikeluarkan dari sekolah meskipun sudah menyampaikan permintaan maaf atas perbuatannya.

MS viral dengan menyebutkan kata yang tidak pantas yang ditujukan kepada Palestina. “Palestina babi, mari kita bantai. Canda bantai,” ucap dia dalam video yang diunggahnya.

Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim menilai bahwa itu merupakan bentuk kenakalan remaja.

“Nah ini saya rasa karena kenakalan remaja, kalau ada di sini komite sekolah ada kepolisian (mengadakan) rapat, ini agaknya kok terlalu berlebihan gitu,” jelas dia, Selasa (18/5), seperti dilansir JawaPos.com.

Mestinya sekolah melakukan pembinaan kepada yang bersangkutan, tidak perlu dikeluarkan oleh sekolah. Menurutnya, tindakan yang dilakukan MS adalah ketidakmampuan guru menyampaikan hubungan antara Indonesia dan Palestina.

“Jangan sampai karena sekolah gagal untuk mendidik anaknya, kemudian anaknya justru keluarkan. Ini anaknya dilanggar haknya dua kali lipat gitu, yang pertama dia tidak didampingi (pengajaran yang baik). Yang kedua, dasarnya untuk mendapatkan pendidikan itu akhirnya hilang,” terang dia.

Jadi, dirinya pun mengimbau agar MS tidak dikeluarkan. “Saya yakin anaknya akan belajar dari peristiwa ini kan karena sudah viral kan,” imbuhnya. (jpc)

Editor : Tanya Rompas
#palestina #P2G #siswa hina palestina #Video TikTok #video Viral