Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Tak Dapat Jatah Kuota Haji 2021, Presiden Jokowi Diminta Hubungi Raja Salman

Don Papuling • Kamis, 3 Juni 2021 | 15:52 WIB
Ilustrasi jamaah haji
Ilustrasi jamaah haji
MANADOPOST.ID - Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiande bersyukur akhirnya vaksin Covid-19 Sinovac yang digunakan oleh Indonesia telah memperoleh izin darurat penggunaan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sehingga hal ini membuka peluang Indonesia bakal mendapatkan jatah kuota haji dari pemerintah Arab Saudi pada 2021 ini. "Sinovac sudah mandapatkan setifikat dari WHO per tanggal 1 Juni sesuai dengan hari Kesaktian Pancasila,” ujar Andre dalam rapat dengan Menteri BUMN Erick Thohir di Komisi VI, Gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/6). Oleh sebab itu, politikus Partai Gerindra ini meminta Erick Thohir segera melaporkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan meminta supaya kepala negara tersebut bisa melobi Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis Al Saudi. Raja Salman Hal ini dilakukan, supaya Indonesia mendapatkan jatah kuota haji oleh pemerintah Arab Saudi pada 2021 ini. Ini dilakukan mengingat waktu pelaksanaan ibadah haji tinggal satu setengah bulan lagi. “Saya minta Pak Menteri berbicara segera dengan Presiden Jokowi. Agar Presiden Jokowi menelpon Raja Arab Saudi,” katanya. Karena dengan adanya izin darurat vaksin Sinovac oleh WHO tersebut dan Indonesia adalah negara terbesar penyumbang jamaah. Maka sudah sepatutnya Indonesia bisa mendapatkan kuota haji tersebut. “Bagaimana pun umat Indonesia adalah umat Islam terbesar di dunia. Tidak elok umat terbesar di dunia tidak mendapatkan kuota haji,” ungkapnya. Jokowi dalam siaran akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (25/4/2021). Sebelumnya Indonesia dipastikan tak mendapat jatah kuota haji 2021. Hal itu dikonfirmasi langsung Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangannya Kamis (3/6). Ia mengatakan, saat ini hanya 11 negara yang diizinkan untuk memasuki Arab Saudi, yakni Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Italia, Inggris, Irlandia, Jepang, Jerman, Perancis, Portugal, Swedia, dan Swis. Menag mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab tidak diizinkannya warga Indonesia memasuki Arab Saudi. Sebelumnya Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan tidak adanya alokasi kuota haji bagi Indonesia ini lantaran vaksinasi Covid-19 yang digunakan Indonesia. Sebab vaksin sinovac yang digunakan Indonesia belum mendapatkan Emergency Use Listing (EUL) di WHO sebagaimana yang disyaratkan pemerintah Arab Saudi untuk penyelenggaraan haji 2021. (Jawa Pos) Editor : Don Papuling
#Erick Thohir #Wakil Ketua DPR RI #Emergency Use Listing #Raja Salman #Vaksin Sinovac #Arab Saudi #Presiden Jokowi #WHO #Yaqut Cholil Qoumas #Sufmi Dasco Ahmad #Joko Widodo #izin darurat vaksin Sinovac #EUL #Kuota Haji 2021 #Menteri Agama