Militer Rusia Mulai Masuk Ibu Kota, Presiden Ukraina: Malam Ini Akan Menjadi yang Paling Sulit
Clavel Lukas• Sabtu, 26 Februari 2022 | 14:13 WIB
Pangkalan udara Ukraina dihantam ledakan Rusia/instagram @KarmagawaMANADOPOST.ID--Militer Rusia dilaporkan mulai merangsek memasuki ibu kota Ukraina, Kyiv. Rusia terus mengintensifkan serangan mereka di ibu kota Ukraina dan kota-kota lain di Ukraina pada Jumat (25/2) pagi. Terbaru, pada Sabtu (26/2), serangan dilaporkan mulai dilancarkan militer Rusia di Kyiv. Dikutip dari CNN, angkatan bersenjata Ukraina telah melaporkan pertempuran sengit di sekitar Vasylkiv, sebuah kota yang terletak sekitar 19 km selatan Kyiv. “Pertempuran sengit saat ini sedang berlangsung di kota Vasylkiv di wilayah Kyiv, dimana penjajah (Rusia) berusaha mendaratkan pasukan,” kata angkatan bersenjata Ukraina. Pasukan Rusia merangsek menuju Kyiv dari utara dan timur. Serangkaian ledakan terdengar di pinggiran Kyiv. Serangan militer rusia dan bunyi ledakan dilaporkan terjadi sekitar jam 2 pagi waktu setempat di Ukraina, Sabtu (26/2). Sifat dan lokasi ledakan yang tepat belum diketahui saat ini, begitu pun kemungkinan korban jiwa yang jatuh. Sementara itu, 1News mewartakan, penduduk Kyiv saat ini telah banyak yang bersembunyi di bunker saat pasukan Rusia terus menyerang ibu kota Ukraina. Kota berpenduduk hampir tiga juta itu diguncang oleh suara tank, tembakan, dan ledakan besar. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa malam saat serangan tersebut terjadi adalah malam paling sulit dan berat bagi Ukraina dan seluruh warganya. “Malam ini akan menjadi yang paling sulit dan bahwa nasib Ukraina sedang diputuskan sekarang,” ujar Zelenskyy.(Jawapos) Editor : Clavel Lukas