Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Sanjungan Mendagri Tito Karnavian Untuk Sekjen PDIP Hasto Kristianto, Bukan Doktor Kaleng-kaleng

Clavel Lukas • Selasa, 7 Juni 2022 | 09:16 WIB
Maximilaian Jonas Lomban
Maximilaian Jonas Lomban
MANADOPOST.ID--Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian menyatakan disertasi karya Hasto Kristiyanto tentang teori geopolitik Soekarno adalah salah satu karya terbaik yang pernah ada di Indonesia. Tito adalah salah satu penguji eksternal disertasi Hasto Kristiyanto yang dipaparkan dalam sidang terbuka di Kampus Universitas Pertahanan (Unhan), Sentul, Bogor, Senin (6/6). Disertasinya berjudul “Diskursus Pemikiran Geopolitik Soekarno dan Relevansinya terhadap Pertahanan Negara”. “Kami melihat jujur, sudah beberapa kali kami menguji doktoral, dan 415 halaman ini saya baca dari awal sampai akhir, dan saya melihat mohon maaf, tidak bermaksud memuji, ini adalah salah satu disertasi terbaik yang pernah saya baca,” kata Tito yang mengaku sudah beberapa kali menjadi penguji disertasi.
Dari siai aliran konten disertasi, Tito mengaku karya tulis Hasto itu sudah sangat benar. Berhasil merumuskan masalah dan berhasil pula menemukan solusi atau saran atas masalah yang ada. Dari sisi novelty, Tito menilai Hasto berhasil merumuskan Geopolitik Soekarno sebagai Progresif Geopolitic Coexistence dengan lima ciri pokok serta tujuh variabel pemikiran. Hasto berani maju dengan mengangkat geopolitik Soekarno sebagai sebuah teori, yang dapat menjadi dasar atau pondasi konsep pertahanan negara kita. “Saya lihat dalam kesimpulan ini, pak promovendus (Hasto, red) sudah berani untuk menemukan teori baru. Karena berani mengimplementasikan pemikiran bung Karno untuk konsep pertahanan negara yang berlaku saat ini,” ujar Tito. “Dalam dunia akkademik, nilainya kalau menemukan teori baru, itu kalo di British System namanya namanya ‘graduated with first class owner’, dalam bahasa kita disebut dengan summa cum laude,” tegas Tito. Baginya, Hasto menguasai metode yang dipaparkannya dalam karya disertasinya. “Ini menunjukan pak Hasto bukan doktor kaleng kaleng, saya kira begitu,” imbuh Tito.(Jawapos) Editor : Clavel Lukas
#Tito Karnavian #Hasto Kristianto #PDIP