BPJN Target Rampungkan 4 Proyek Jembatan di Sulut hingga Akhir 2022
Desmi Babo• Jumat, 2 September 2022 | 10:32 WIB
INFRASTRUKTUR UNTUK NEGERI: Tampak Proyek Jembatan Boulevard II dan Jembatan Sosongian di Tumpaan, Minsel (kiri) yang sementara dibangun oleh BPJN Sulut Kementerian PUPR.MANADOPOST.ID---Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulut terus berupaya memastikan agar pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Sulut dapat berjalan dengan maksimal. Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPJN Sulut Hendro Satrio dengan menyebutkan bahwa terdapat empat Jembatan yang dipacu oleh BPJN agar dapat tuntas hingga akhir tahun 2022. “Tahun ini, kita BPJN Sulut mengerjakan beberapa proyek jembatan yang tersebar di Sulut. Antara lain Jembatan Gantung Kairagi, Jembatan Boulevard II, Jembatan Abuang di Minahasa Tenggara (Mitra), Jembatan Sosongian di Tumpaan, Minahasa Selatan (Minsel). Ke empat Jembatan ini kita targetkan untuk rampung di tahun ini,” kata Hendro Satrio. Sementara itu, untuk mencapai target pekerjaan konstruksi tersebut, Satrio menyebutkan bahwa, terdapat dua jembatan yang telah tuntas dibangun sehingga selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas publik. “Kita ada Jembatan Gantung Kairagi yang diresmikan Pak Gubernur pada Bulan Agustus lalu itu sudah selesai 100 persen. Kemudian ada Jembatan Abuang di Mitra. Sekarang kan sudah bagus, jadi setiap orang sudah bisa berkendara dengan nyaman di Jembatan Abuang. Progres Jembatan ini juga sudah 100 persen,” kata Satrio. Adapun untuk ke dua Jembatan lainya, yakni Jembatan Boulevard II serta Jembatan Sosongian Tumpaan, Satrio menyebutkan bahwa direncanakan rampung hingga akhir tahun mendatang. “Kalau yang di Sosongian yang rencananya selesai di akhir tahun 2022 ini, manfaatnya, nanti masyarakat dapat enak lewat disana. Sehingga di jalur Tumpaan, tidak ada penyempitan lagi,” urai Satrio yang juga menyebutkan bahwa progres fisik pembangunan jembatan Sosongian telah mencapai 49 persen. Sedangkan untuk progres Jembatan Boulevard II menurut Hendro bahwa hampir rampung atau mendekati 100 persen. Photo Tampak Proyek Jembatan Gantung Kairagi, yang tuntas 100 persen dan telah diresmikan Gubernur Olly Dondokambey pada 16 Agustus lalu. “Harapannya jembatan-jembatan ini juga dapat segera dimanfaatkan masyarakat. Untuk Masa pemeliharaan, semuanya dalam kategori yang sama, yaitu masa pemeliharaannya setahun,” tuturnya. Terkait fungsi jembatan yang dibangun, masing masing memiliki manfaat dan fungsi yang berbeda-beda, yakni Jembatan Boulevard II merupakan akses penghubung masyarakat dengan jalan utama Kairagi. Jembatan Boulevard II merupakan penghubung antara jalan Boulevard II dengan Kecamatan Molas, Jembatan Sosongian untuk memperlebar lajur jalan sehingga tidak terjadi penyempitan. Sedangkan Jembatan Abuang usai diperbaiki memberikan manfaat agar tidak menjadi area rawan banjir pada lokasi tersebut. (des) Editor : Desmi Babo