Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Antisipasi Musim Penghujan, BWSS I Siagakan SDM, Sarpras dan Infrastruktur SDA

Desmi Babo • Senin, 24 Oktober 2022 | 23:21 WIB
I Komang Sudana (kiri); Iskandar Rahim (kanan)
I Komang Sudana (kiri); Iskandar Rahim (kanan)
MANADOPOST.ID---Sebagai langkah antisipasi menghadapi bencana terutama ancaman banjir di musim penghujan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Balai Wilayah Sungai Sulawesi I (BWSS I) terus melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan fungsi dari infrastruktur Sumber Daya Air (SDA). Selain itu, Kepala BWSS I, I Komang Sudana menyebutkan ada beberapa langkah siaga bencana yang telah dipersiapkan BWSS I antara lain kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) maupun sarana prasarana (Sarpras). “Satgas bencana sudah terbentuk jauh-jauh hari, dan kami rencanakan akan melakukan apel siaga bencana dengan lintas sektoral dalam waktu dekat ini. Selain itu, peralatan mengantisipasi bencana banjir seperti geobag dan ribuan bronjong serta 4 armada alat berat, sudah dipersiapkan dalam upaya siaga bencana,” kata Sudana. Ia pun menyebutkan bahwa saat ini BWSS I sementara melakukan penanganan darurat bencana yang telah terjadi pada beberapa daerah di Sulut. “Kemarin kita sudah tangani ada di Kabupaten Bolmong, Boltim dan Mitra, dan saat ini alat berat juga sementara kerja dalam penanganan di Domoga dan Bolsel,” kata Sudana.
Photo
Photo
Pekerjaan Tanggap Darurat Bencana di Sungai Tayap, Kabupaten Bolaang Mongondow. Diketahui pada Agustus hingga September lalu terjadi banjir pada beberapa desa di Kecamatan Dumoga Barat, Dumoga Tengah dan Dumoga Utara. Bahkan banjir juga melanda beberapa desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Untuk itu satgas bencana BWSS I tengah melakukan tanggap darurat untuk penanggulangan banjir dalam mengantisipasi kejadian serupa dimusim penghujan. “Tim satgas bencana yang ada sesuai SK ada 50-an personil, Tim Pengarah, Koordinator dari Satker OP dan nanti akan juga dibuat pos-pos siaga bencana. Selain persiapan sarana/prasarana juga kami telah mempersiapkan SDM nya, baik operator alat berat, juru pengairan dan juru pintu air, tim reaksi cepat, serta tim satgas bencana yang telah dipersiapkan untuk segera melaporkan bilamana terjadi bencana di wilayah tanggung jawabnya masing-masing,” papar Sudana. Sementara itu, Kepala Satker OP-SDA yang juga merupakan Koordinator Tim Satgas Bencana BWSS I, Iskandar Rahim menyebutkan, bahwa saat ini pihaknya tengah melaksanakan langkah optimalisasi daya tampungan air untuk mengantisipasi banjir. “Kesiapan infrastruktur SDA adalah adanya arahan untuk mengosongkan semua tampungan-tampungan air yang berpintu untuk menambah kapasitas pengendalian banjir,” kata Iskandar. Bahkan senada dengan Kepala Balai, ia pun menyebutkan bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan apel siaga bencana untuk memastikan koordinasi tim satgas bencana. “Persiapan siaga bencana adalah melakukan apel bersama dengan para pihak yang terkait seperti Basarnas, BPBD, dan lainnya sebagai langkah koordinasi dalam menyikapi kejadian bencana, yang rencananya dilakukan di awal November,” terang Iskandar. Ia pun menguraikan beberapa langkah antisipatif yang telah dilakukan Satker Operasi dan Pemeliharaan dalam mencegah banjir di Kota Manado.
Photo
Photo
PEMELIHARAAN: Kepala Satker OP-SDA Iskandar Rahim bersama PPK OP-SDA III Frans Manampiring saat meninjau pembersihan di sekitar lokasi Waduk Tikala. (Foto bawah) tampak alat berat saat mengangkat sedimen untuk dipindahkan dengan truck. “Salah satunya adalah pengerukan sedimen di sungai-sungai di Kota Manado, pengembalian alur, serta peningkatan kapasitas sungai guna mengantisipasi bencana banjir pada musim hujan yang biasa terjadi di Bulan Januari hingga Februari,” kunci Iskandar. (des) Editor : Desmi Babo
#BWS Sulawesi I #Berita Banjir #Ditjen SDA #Posko Siaga Bencana #Menteri Basuki