Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Adu Kuat Senior vs Junior, Ini Daftar Caleg DPRD Sulut 2024 Dapil Minahasa-Tomohon

Tanya Rompas • Rabu, 17 Mei 2023 | 09:23 WIB
Photo
Photo
MANADOPOST.ID- Pemilihan calon anggota legislatif (caleg) DPRD Provinsi Sulut 2024 Dapil Minahasa-Tomohon, sangat ketat. Terjadi persaingan caleg senior dan junior.

Dari PDI-P menurunkan Vonny Paat, Rhesa Waworuntu, Robby Dondokambey, Imelda Rewah, Melisa Gerungan, Zerenya Pioh, Pierre Makisanti dan Bart Senduk.

Semuanya bak mesin pendulang suara. Empat didalamnya adalah incumbent. Melisa Gerungan, Imelda Rewah, Vonny Paat dan Rhesa Waworuntu.

Melisa Gerungan, milenial dari Kakas, Putri dari Hengky Gerungan (Ketua Tim Pemenangan ROR-RD Tahun 2019), mengumpulkan 25.631 suara atau nyaris mencapai 10 persen dari daftar pemilih Minahasa-Tomohon pada pemilihan 2019.

Putri dari Ketua Komisi Pelayanan Wanita/Kaum Ibu (W/KI) Sinode GMIM periode 2014-2018 Meita Wala ini, diyakini masih kans menyegel satu kursi. Incumbent Vonny Paat juga masih kuat. Perolehan suara istri dari Jantje Rau waktu lalu mencapai 16.671 suara.

Sedangkan incumbent Rhesa Waworuntu dan Imelda Rewah harus bergelut di lingkaran pendulang suara. Rhesa duduk melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW).

PAW dari Alm Fanny Legoh yang sebelumnya meraup 12.724 suara. Sehingga kali ini akan menjadi ajang pembuktian bagi Rhesa.

Demikian Imelda Rewah wajib mempertahankan perolehan suara Tahun 2019 yakni 13.534 dengan basis wilayah Minahasa. Karena kehadiran Robby Dondokambey (RD) di line up PDI-P Minahasa-Tomohon sebagai vote getter (pendulang suara) dapil panas.

Sekalipun akan melepas jabatan sebagai Wakil Bupati Minahasa pada September 2023 mendatang, akan tetapi RD memegang penuh kendali partai sebagai Ketua DPC PDI-P Minahasa.

Praktis komando RD tegak lurus sampai pengurus ranting mengamankan satu kursi bagi eks Direktur Utama PDAM Minahasa ini.

Sedangkan di Kota Tomohon, PDI-P mengutus saudara kandung Ketua DPC PDI-P sekaligus Wali Kota Tomohon Caroll Senduk, yakni Bart Senduk.

Eks Ketua Dewan Pengurus Kota (DPK) PKP (sekarang PKPI), diyakini mampu mengumpulkan suara signifikan di Tomohon.

Lebih-lebih BS sapaannya, punya pengalaman jadi Anggota DPRD Provinsi dari PKPI periode 2014-2018 yang kemudian di-PAW setelah resmi bergabung PDI-P pada 2018.

Lalu ada Pierre Makisanti dan Zerenya Pioh yang memastikan persaingan perebutan kursi semakin ketat. Zerenya Pioh merupakan kader milenial, tidak kalah populer di Minahasa. Putri Sulung dari Ketua DPRD Minahasa Glady Kandouw dan Edwin Pioh, dikenal sebagai sosok yang merakyat.

Enya, begitu dia disapa, di usianya yang masih muda namun telah dipercayakan parpol sebagai Ketua PAC Kecamatan Tondano Barat.

Sedangkan Pierre Makisanti, saat ini adalah anggota DPRD Minahasa dua periode dari Dapil I Tondano Raya Kabupaten Minahasa. Jumlah suara Makisanti di Dapil I waktu itu 3.228 atau hanya selisih 246 suara dengan Glady Kandouw di dapil yang sama pada Pemilihan Anggota DPRD Minahasa Tahun 2019. Pierre merupakan Putra dari Denny Makisanti, eks Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bitung dan eks Kepala KPP Kota Manado.

Dapil Minahasa-Tomohon, PDI-P harus kerja keras mempertahankan perolehan empat kursi. Mengingat skuad yang diturunkan Partai Golkar (PG) kali ini bertabur bintang dan sarat pengalaman. Bisa menjadi 'ancaman' serius bagi PDI-P dan parpol lain peraih kursi saat ini.

Dua incumbent yakni Careig Runtu dan Inggried Sondakh diprediksikan mampu mendulang suara signifikan. Lalu bergabungnya Syerly Adelyn Sompotan alias SAS, bakal lebih memperkuat perolehan suara Golkar.

Ya, Wakil Bendahara DPD I Partai Golkar Sulut Tahun 2014 itu bisa meraup suara signifikan ke provinsi. Wakil Wali Kota Tomohon 2015-2020 ini memiliki massa militan di Kota Bunga.

Kemudian ada Ketua PG Kota Tomohon Ir Miky Wenur MAP. Sebagai Anggota DPRD Kota Tomohon, Ketua Perbakin Kota Tomohon ini punya simpatisan loyal, siap kerja keras meraih satu kursi. Istri Senator Ir Stefanus BAN Liow, memiliki basis massa di kalangan W/KI dan P/KB GMIM Rayon Tomohon dan Minahasa. Ada juga Febry Suoth merupakan Sekretaris DPD II Golkar Minahasa dan Tokoh P/KB GMIM Rayon Minahasa.

Masih dari Dapil MinTom, perlu semangat yang kuat dan soliditas partai, jika PD ingin memperoleh kursi. Karena diketahui saat ini, belum ada kursi milik PD Dapil MinTom di DPRD Sulut. Karenanya, diusung Ivan Sarundajang, Marthen Manopo dan Roger Mamesah.

Ivan Sarundajang, Wakil Bupati Minahasa periode 2013-2018, dipercaya mampu mengangkat suara Demokrat. Demikian dengan Marthen Manopo. Ketua DPC Partai Demokrat Tomohon ini punya modal konstituen waktu maju ke DPRD Provinsi Tahun 2019.

Sedangkan Roger Mamesah saat ini sebagai Ketua PD Minahasa sekaligus Bendahara DPD PD Sulut. Sosok low profile ini punya barisan pendukung fanatik di Wilayah Minahasa.

Lanjut dari Partai NasDem masih mempercayakan kader muda potensial Braien Waworuntu yang juga merupakan Ketua Partai NasDem Minahasa. Ketua Pemuda Pancasila Sulut ini sudah membuktikan power politiknya dengan meraih 10.667 suara pada pemilihan 2019. BW, sapaannya, kans satu kursi.

Dari Partai Gerindra juga telah mengantisipasi pertarungan sengit yang tersaji. Gerindra mengutus Sendy Rumajar. Sendy adalah Ketua DPC Partai Gerindra Tomohon. Di belakang politisi milenial ini, ada support yang kuat massa fanatik sang ayah, eks Wali Kota Tomohon Jefferson Rumajar alias Epe, sosok politisi Kota Bunga yang dicintai masyarakat Tomohon. Patut diperhitungkan juga, Bendahara Partai Hanura Sulut Suryawati Rasyid. Pengusaha sukses ini potensi melahirkan kejutan.

Pengamat Politik Frederik Lolong SAB menilai, mencermati komposisi calon yang diusung kemungkinan besar mengalami perubahan jumlah kursi DPRD Provinsi Dapil Minahasa-Tomohon. "Terutama untuk parpol besar, ada kans ketambahan kursi," nilai Lolong. (gre) Editor : Tanya Rompas
#Dapil Minahasa-Tomohon #Caleg DPRD Sulut