Uniknya, upacara kali ini digelar di Bendungan Kuwil Minahasa Utara yang beberapa waktu lalu diresmikan Presiden Joko Widodo dengan menggunakan pakaian adat Minahasa.
Kepala PNM Cabang Manado Eka Pradana Wijaya mengatakan pihaknya sengaja memilih pakaian adat Minahasa untuk digunakan dalam upacara untuk memperkenalkan budaya yang ada. "Karena ini identitas tempat kami bertugas di cabang Manado, tempat ini pun kami pilih karena bendungan Kuwil ikonik di Sulut karena baru diresmikan, dengan tagline kami di PNM yaitu Tumbuh, Peduli dan Menginspirasi, serta Nyata dalam Karya sekaligus kami berharap mempromosikan salah satu objek wisata terbaru yang ada di Sulut ini," ucapnya.
Baca Juga: PNM Berhasil Berdayakan UMKM Indonesia Melalui Program PKU
Dia melanjutkan, di usia ke 24 tahun PNM, pihaknya akan terus menjaga komitmen sebagai solusi peningkatan kesejahteraan di tengah masyarakat. "Secara nasional kami targetkan untuk keluarga pra sejahtera, yang ingin kami rangkul total 16 juta. Saat ini di Sulut kurang lebih 120 ribu ibu ibu pra sejahtera dari 31 unit di Sulut," ungkapnya.
Dia melanjutkan kedepan diharapkan akan terus ditingkatkan karena program ini beririsan langsung dengan penuntasan kemiskinan, pemberdayaan perempuan dan membuka peluang kerja terutama peningkatan kesejahteraan. "Kalau target sampai akhir tahun ini 130 ribu, mudah mudahan melebihi target yang ada," timpanya.
Dia mengaku selain itu, kali ini PNM pun turut andil menjadi holding ultra mikro dan sekarang turut membantu disisi inklusi keuangan. "Jadi selain target yang ada tadi, digitalisasi pun kami targetkan seiring sejalan dengan program nasional," ucap dia.
Baca Juga: Nasabah Mekaar Manado Dilatih NIB oleh PNM dan Kementerian Koperasi UKM
Yang paling utama menurut dia adalah peningkatan kapasitas usaha. Artinya dari Nasabah mekaar yang ada kedepan bisa ditampung dalam kredit usaha rakyat (KUR) yang disediakan pemerintah. "Mudah mudahan kedepannya mereka, nasabah kami bisa naik kelas. Dan inklusi keuangan bisa terwujud tentunya," pungkasnya.
Diketahui dalam rangkaian HUT PNM ke 24, beberapa kegiatan turut dilakukan antara lain kegiatan bakti sosial masyarakat berupa anjang sana bersama anak yatim piatu, pemeriksaan kesehatan gratis untuk warga dan nasabah disekitar kantor, kerja bakti bersih-bersih dilingkungan kantor dan sekitarnya, berbagi sarapan gratis untuk pengemudi Bentor, juga berbagi kasih keluarga besar PT PNM yang telah memasuki purna karya maupun yang telah meninggal dunia sebagai bentuk silahturahiim, selain itu diadakan pula berbagai perlombaan untuk semarak Ultah PNM ke 24. (asr)
Editor : Tanya Rompas