MANADOPOST.ID - Ahmad Tholabi Kharlie, Guru Besar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, mendukung agar Pancasila menjadi nilai yang diterapkan secara praktis di ruang publik.
Menurutnya, nilai-nilai luhur Pancasila harus menjadi pendorong bagi terbentuknya iklim akademik yang berintegritas, terutama di lingkungan perguruan tinggi.
"Pancasila tidak boleh hanya menjadi teks yang terbatas dan tidak dapat diaplikasikan," ujarnya pada hari kemarin (1/6).
Baca Juga: Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno di Hati Novia Lambey, Soekarnois Sejati
Tholabi, yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menjelaskan bahwa saat ini mahasiswa didominasi oleh kelompok generasi Z (gen Z).
Oleh karena itu, pembelajaran Pancasila perlu dimodifikasi agar sesuai dengan kebutuhan generasi Z. Dengan demikian, pembelajaran Pancasila di dalam kelas dapat menjadi lebih efektif.
Tholabi mengutip hasil riset dari Pusat Studi Kebangsaan Indonesia (PSKI) Universitas Prasetiya Mulya yang menunjukkan bahwa hanya 28,6 persen generasi muda yang memahami Pancasila melalui pembelajaran di ruang kelas.
Baca Juga: PNM Peringati Harlah Pancasila di Bendungan Kuwil
Berdasarkan angka ini, pemahaman Pancasila di kalangan anak muda melalui pembelajaran di kelas masih sangat rendah.
Ini mengindikasikan bahwa pembelajaran yang sedang berlangsung saat ini belum efektif dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila. "Mata kuliah Pancasila perlu dimodifikasi dalam cara penyampaiannya di ruang kelas," tambahnya.
Editor : Toar Rotulung