Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Efek Perubahan Iklim di Indonesia: Musim Panas Panjang dan Ancaman Kekeringan

Toar Rotulung • Jumat, 9 Juni 2023 | 11:46 WIB
Kepala BNPB Letjen Suharyanto Suharyanto mengatakan efek perubahan iklim membuat Indonesia memasuki musim panas cukup panjang.
Kepala BNPB Letjen Suharyanto Suharyanto mengatakan efek perubahan iklim membuat Indonesia memasuki musim panas cukup panjang.

MANADOPOST.ID - Efek perubahan iklim semakin terasa oleh masyarakat di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu dampak yang menjadi sorotan di Indonesia adalah durasi musim panas yang lebih panjang, yang berpotensi menyebabkan kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta dampak lainnya.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Suharyanto, menyoroti dampak perubahan iklim tersebut. Dalam pernyataannya, ia mengatakan, "Perubahan iklim dengan segala konsekuensinya menjadi keprihatinan global."

Suharyanto juga menjelaskan bahwa perubahan iklim berkontribusi pada peningkatan jumlah bencana alam di Indonesia, dengan sekitar tiga ribu bencana alam terjadi sepanjang tahun 2022.

"Setiap hari, kita dapat menghadapi hingga 10 bencana. Saat ini, kita memasuki musim panas yang berkepanjangan," tambah Suharyanto.

Ia menekankan bahwa BNPB dan pemerintah tidak dapat menangani bencana alam secara sendiri. Diperlukan kerja sama dari berbagai pihak untuk penanggulangan dan penanganan bencana. Suharyanto menyambut baik keberadaan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) yang berada di bawah Nahdlatul Ulama (NU).

Ketua LPBI NU, Ace Hasan Syadzily, sebelumnya mengungkapkan niatnya untuk melakukan konsolidasi melalui tugas yang diberikan oleh Ketua Umum PBNU. "Tugasnya adalah hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana," kata Ace dalam Rakornas LPBI NU.

Dalam kesempatan tersebut, LPBI NU melakukan kegiatan sosial dalam penanggulangan bencana, salah satunya dengan bermitra dengan Danone Indonesia. Ace juga menyadari bahwa perubahan iklim menjadi isu global saat ini dan menjadi ancaman nyata bagi keselamatan manusia.

Hal ini karena perubahan iklim memiliki hubungan yang erat dengan bencana alam yang sering kali menimbulkan kerugian manusia dan kerusakan materi.

Ace menyebut bahwa respons terhadap perubahan iklim telah dilakukan oleh negara-negara maju. Di Indonesia, perubahan iklim juga menjadi perhatian serius. Baginya, Indonesia adalah salah satu negara yang sangat peduli terhadap perubahan iklim dan kelestarian bumi.

"Impak perubahan iklim mencakup cuaca ekstrem, tanah longsor, banjir, dan peningkatan suhu yang ekstrem," ujarnya.

Editor : Toar Rotulung
#Perubahan Iklim #musim panas #BNPB