Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Kolaborasi Historis: Korps Marinir AS dan Indonesia Jadi Tuan Rumah Bersama PALS ke-9 di Bali

Tanya Rompas • Senin, 10 Juli 2023 | 16:43 WIB

Photo
Photo
MANADOPOST.ID- Komandan Pasukan Korps Marinir AS Pasifik, Letnan Jenderal William Jurney, dan Komandan Korps Marinir Indonesia, Mayjen Nur Alamsyah, akan menjadi tuan rumah bersama Pacific Amphibious Leaders Symposium (PALS) ke-9 di Bali, Indonesia, pada tanggal 9 hingga 14 Juli 2023.

PALS ke-9 ini merupakan kolaborasi pertama antara Korps Marinir Indonesia dan diharapkan menjadi salah satu PALS terbesar sejak pertemuan pertamanya pada tahun 2015.

Simposium ini akan menyatukan para pemimpin senior Korps Marinir, infanteri angkatan laut, dan militer dari seluruh kawasan Indo-Pasifik, Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Eropa.

Sebanyak 25 negara akan mengirimkan delegasi untuk berpartisipasi dalam simposium ini. Melalui dialog dan interaksi langsung, PALS bertujuan untuk memperkuat hubungan dan kerjasama antara pemimpin dan pasukan amfibi untuk menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

Tema simposium tahun ini adalah "Kontribusi Amfibi Multilateral untuk Keamanan Maritim di Indo-Pasifik." Acara ini akan mencakup pidato, diskusi panel, perjanjian bilateral dan trilateral, serta demonstrasi kemampuan.

Selama simposium, peserta akan memiliki kesempatan untuk berbagi ide, praktik terbaik, dan pengalaman terkini mengenai isu-isu yang menjadi perhatian bersama. Beberapa topik yang akan dibahas meliputi kemampuan amfibi dan interoperabilitas, modernisasi pasukan, serta bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

“PALS menjadi forum yang sangat berharga untuk bertemu tatap muka dengan sesama pemimpin untuk berbagi pelajaran dan ide-ide baru. Ini juga menjadi kesempatan luar biasa untuk belajar dan memanfaatkan pengetahuan yang mendalam dan pengalaman yang beragam dari para kolega yang nantinya akan meningkatkan kemampuan, integrasi, dan kesiapan,” jelas Letnan Jenderal Jurney.

PALS merupakan kegiatan tahunan yang sangat penting bagi pasukan amfibi di kawasan ini. Dibentuk pada tahun 2015 oleh MARFORPAC, PALS menghubungkan negara-negara sekutu dan mitra yang memiliki pandangan serupa, dan partisipasinya terus berkembang dengan tujuan memastikan perdamaian dan kesejahteraan di kawasan ini.

Setiap delegasi memiliki kepentingan masing-masing terkait keamanan dan stabilitas di Indo-Pasifik. Banyak negara delegasi yang berada di daerah yang rentan terhadap bencana alam seperti angin puyuh, tsunami, gempa bumi, dan letusan gunung berapi karena terletak di dekat "Cincin Api" dan Samudera Hindia atau Pasifik.

“Upaya yang kita lakukan di PALS berkontribusi pada perdamaian dan keamanan kawasan, dan akan menyelamatkan banyak nyawa saat terjadinya krisis. Kita berkumpul di PALS karena kita sadar dengan bekerja bersama, kita dapat meningkatkan kemampuan tanggap kita, meningkatkan integrasi kita, dan memperkuat kerja sama kita di kawasan yang dinamis ini,” tukas Jurney.

PALS 2023 menunjukkan komitmen Amerika Serikat terhadap sekutu dan mitra di kawasan ini, dan ini menjadi kenyataan berkat keberhasilan upaya serupa sebelumnya. Secara historis, MARFORPAC menjadi tuan rumah simposium ini, namun dalam beberapa tahun terakhir, negara-negara seperti Korps Marinir Korea Selatan, Angkatan Darat Bela Diri Jepang, dan sekarang Korps Marinir TNI AL Indonesia telah mengambil peran kepemimpinan dalam penyelenggaraan simposium ini.(*)

Editor : Tanya Rompas
#Bali #AS #PALS #Korps Marinir #Indonesia