Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Profil Mantan Panglima TNI Andika Perkasa, Kandidat Cawapres Ganjar Pranowo, Pernah Pecat 31 Anggota TNI AD

Clavel Lukas • Selasa, 19 September 2023 | 13:05 WIB
Andika Perkasa (Fedrik Tarigan/Jawapos)
Andika Perkasa (Fedrik Tarigan/Jawapos)

MANADOPOST.ID--Salah satu calon yang dipertimbangkan untuk menjadi Cawapres bersama Ganjar Pranowo adalah Andika Perkasa.

Andika Perkasa telah secara resmi menyatakan kesiapannya untuk menjadi Cawapres bersama Ganjar Pranowo sejak tanggal 18 Juli yang lalu.

Selain Andika Perkasa, ada tiga calon lain yang memiliki potensi untuk menjadi Cawapres bersama Ganjar setelah nama Ridwan Kamil dan AHY tidak lagi menjadi pilihan.

Pada hari Senin (18/9), Puan Maharani mengumumkan bahwa Ridwan Kamil dan AHY telah bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju yang mendukung Prabowo.

Sementara Andika Perkasa, dikutip dari radarsolo.com, merupakan wakil ketua pemenangan nasional Ganjar Pranowo, setelah ditunjuk oleh Megawati pada Senin (4/9).

Andika Perkasa mulai dikenal lebih luas oleh masyarakat setelah ia ditugaskan Presiden menjadi Panglima TNI pada Rabu, 17 November 2021 lalu.

Masih dikutip JawaPos.com dari radarsolo.com, Andika Perkasa adalah alumni Akademi Militer atau Akmil 1987.

Setelah itu, ia memulai karirnya di Kopassus selama 12 tahun, sebagai perwira pertama infanteri Grup 2/Para Komando dan Satuan 81/Gultor.

Kemudian karirnya kian naik berturut-turut, sebagai Sespri Kepala Staf Umum TNI, Kodam Jaya Jakarta, lalu Danrem 023/Kawal Samudera Kodam I/Bukit Barisan di Kota Sibolga, Sumatera Utara.

Pada tahun 2013, ia menjadi perwira tinggi bintang satu ketika ditugaskan sebagai Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat atau AD.

Lulusan S3 George Washington University itu kemudian menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden atau Paspampres dengan pangkat Mayor Jendral pada tahun 2014.

Kemudian, menantu Hendropriyono mantan Kepala BIN itu berganti jabatan pada tahun 2016 sebagai Panglima Kodam XII/Tanjungpura.

Andika baru ditunjuk Presiden sebagai KASAD atau Kepala Staf Angkatan Darat TNI dua tahun kemudian, tepatnya 22 November 2018.

Selama menjadi KASAD, ia melakukan beberapa terobosan kebijakan, seperti menghapus aturan tes keperawanan terhadap perempuan yang akan mendaftar di TNI.

Selain itu, ia juga pernah memecat 31 anggota TNI-AD yang terkoneksi dengan penyerangan Polsek Ciracas, Jakarta Timur pada Agustus 2020.

Setelah itu, barulah Andika ditunjuk menjadi Panglima TNI pada 2021 berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 106/TNI/2021.

Pasca Andika purna tugas sebagai Panglima pada Desember 2022, ia mendapat penghargaan dari Presiden Singapura, Halimah Yacob, sebagai penerima Bintang Darjah Utama Bakti Gemilang.

Penghargaan itu ia terima langsung di Istana Singapura pada Rabu (11/5/2023), karena jasanya meningkatkan kerjasama militer antara Indonesia dan Singapura.

Sebelumnya, Andika Perkasa juga sudah mendapat penghargaan Pingat Jasa Gemilang atas kontribusinya memajukan kerjasama antara Angkatan Darat Indonesia dan Singapura.(jpg)

Editor : Clavel Lukas
#TNI AD #Panglima TNI #Andika Perkasa #Ganjar Pranowo #Puan maharani #kopassus #AHY #ridwan kamil