Terinformasi, ada sebuah perusahaan yang menyalurkan sianida bebas menjual ke tambang ilegal, sementara aparat yang ada di Gorontalo diduga tutup mata.
Hal inilah yang menjadi penyebab terus beroperasinya tambang tak berizin tersebut. Hingga pada akhirnya, kini memakan banyak korban jiwa.
Untuk mencegah kejadian ini tak terulang lagi, aparat berwenang harus memeriksa dan menelusuri pihak yang menyalurkan sianida ke lokasi tambang ilegal tersebut.
“Harus diperiksa peredaran sianida di Gorontalo. Mereka selama ini dengan bebas menjual ke tambang Suawa yang ilegal,” ungkap sumber resmi kepada awak media.
Pasalnya, mereka ikut menjadi penyebab banyaknya korban yang berjatuhan di lokasi tersebut.
Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) menyampaikan banyak warga mendirikan tenda di bawah area tambang emas ilegal yang longsor di Sumawa Timur, Bone Bolango, Gorontalo. Kondisi ini mengakibatkan banyaknya korban saat area tambang longsor.(gnr)
Editor : Grand Regar