Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Dinilai Melecehkan Dunia Paduan Suara, Resahkan Warga, Content Creator Viano Suwuh Diminta Diproses Hukum, Berani Nggak Polisi?

Filip Kapantow • Selasa, 25 Februari 2025 | 13:06 WIB
 
 
VIRAL: Content Creator Viano Suwuh membawa gelas kemasan plastik yang berisi uang receh, kepads sekelompok orang lagi bernyanyi merdu di sebuah kafe di Kota Manado, Senin (24/02/25).
VIRAL: Content Creator Viano Suwuh membawa gelas kemasan plastik yang berisi uang receh, kepads sekelompok orang lagi bernyanyi merdu di sebuah kafe di Kota Manado, Senin (24/02/25).
 
MANADOPOST.ID - Content Creator Viano Suwuh menyebut komunitas Paduan Suara (PS) sebagai pengamen dan orang tak beradab.
 
Hal ini terungkap dalam video story Instagram (IG) Viano Suwuh, Senin (24/02/25). Meskipun sudah dihapus.
 
Dalam video tersebut, nampak sekelompok orang lagi bernyanyi merdu di sebuah kafe di Kota Manado.
 
Tiba-tiba, Viano Suwuh membawa gelas kemasan plastik yang berisi uang receh.
 
"Kenapa gw kasih duit receh, kalau nggak pengamen yang minta dikasih, atau yang nggak punya adab. Kalau pengamen kita masih mengerti," ungkap Suwuh.
 
Sontak hal ini banjir protes. Bahkan mendorong untuk diproses hukum pihak kepolisian. "Sudah sangat meresahkan, melecehkan dan menghina komunitas paduan suara. Tak cuma di Sulut, bahkan se Indonesia. Harus ada proses hukum, supaya efek jera bagi content creator yang tidak paham budaya," ujar pemerhati Paduan Suara.
 
Senada dalam postingan medsos Netizen, akun vlmtmantik menulis proses hukum.
 
Akun joicester menulis mempermalukan diri sendiri dengan kontennya, hele pengamen le kong ng kase doi cara bgitu pengamen iko lempae pa ng pe muka tu doi.
 
Senada, akun marsciavctria menulis nyong, mo se ajar adab?!! Nd slh kah? Kyknya trg yg msti se ajar adab pa nn nohh, ng cma smpe aussie kong mse aja manner?!!! Tong pe ayah kiel kasiang dbljr manner bkg cuma di aussie, ssmpe belahan dunia yg jauh dri aussie dia dbljr manner! Smpe jdpa penghargaan coach trbaik kmg kong tong pe ayah ini nd ada manner.
 
Terkait hal ini, Viano Suwuh membuat video klarifikasi. "Buat mereka yang sudah mengikut aku dari lama, mereka tahu aku bukan content creator yang suka drama," ungkap Suwuh.
 
Dirinya pun memminta maaf, apabila ada pihak-pihak yang tersinggung.
 
"Sesungguhnya maksud gue adalah untuk memberikan edukasi basic manner. Karena tidak semua orang seperti itu. Mungkin teguran yang gue berikan kurang diterima. Apalagi tersinggung, gue minta maaf," ungkapnya.
 
Tapi, sejujurnya feel sorry benar-benar, tapi sedih juga banyak komen-komen bias berasal dari komunitas paduan suara. Yang lain mendukung, aku berterima kasih.
 
'Bias banget. Seakan-akan itu hal yang harus dinormalisasi, menyanyi di publik, tempat tertutup, cafe dan tanpa persetujuan pengunjung. Pengunjung aja tiba-tiba menyanyi dan latihan koor," sesalnya.
 
"Maksud baik tapi cara yang salah, hasilnya salah. Komen yang bijak gue berterima masih. Tujuan pulang ingin menumbuhkan SDM di Indonesia, apalagi Manado," kuncinya. (vip)
 
 
Editor : Filip Kapantow