MANADOPOST.ID— Kisah sukses seorang trader bernama Andi Rahmatillah, lebih dikenal sebagai Papip Celebes, terus mengundang kekaguman dan respon positif dari warga masyarakat.
Sosok yang mampu mengubah modal Rp5 juta menjadi Rp1 miliar ini kembali memukau dalam sebuah acara bertajuk "NgoPip" yang digelar di Kawasan Wisata Jalan Roda (Jarod), Selasa (10/06/2025).
Di tengah kerumunan yang terdiri dari berbagai kalangan, Papip tampil percaya diri menyampaikan kisah perjalanan panjangnya di dunia trading.
Ia mengisahkan bagaimana sebuah mimpi dan tekad kuat membawanya menembus batas-batas kemungkinan, hingga mencatatkan rekor menakjubkan yang membuat banyak orang terinspirasi.
“Kalau mau tahu rahasianya, kekuatan terbesar ada di jejaring dan pengalaman,” ujarnya dengan nada penuh semangat.
Ia menegaskan, tanpa pengalaman, mental seorang trader tidak akan terbentuk dengan baik.
Bahkan, ia menyarankan agar para trader tidak ragu untuk keluar daerah dan menimba ilmu dari berbagai sumber.
Selain berbagi pengalaman pribadi, Papip mengingatkan bahwa trading adalah profesi yang menantang sekaligus menjanjikan.
Ia menegaskan bahwa aktivitas ini berbeda jauh dengan judi online (judol) yang lebih banyak didasarkan pada spekulasi tanpa analisa mendalam.
“Trader itu seperti membeli emas. Ada alasan dan analisa yang mendasari setiap keputusan. Kalau judi, cuma keberuntungan semata,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan dalam trading harus didukung oleh update isu global, konsistensi dan menjauhkan sifat serakah.
“Jangan lupa, setiap transaksi pasti ada risikonya. Jadi, harus selalu siap dan berhati-hati,” tegasnya.
Sebagai trader profesional, Papip tidak hanya fokus pada keberhasilan pribadi.
Ia berencana menjalin kolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk program edukasi yang lebih luas.
“Kami sudah menyampaikan permohonan kunjungan. Saat ini tinggal menunggu respon dari OJK,” jelasnya.
Perjalanan panjang Papip tidak lepas dari liku-liku.
Ia mengaku mulai mengenal dunia trading sejak 2011, tetapi benar-benar menekuninya sejak 2014.
Sejak saat itu, ia merantau dari Gorontalo ke Jakarta, Bandung, dan kota-kota lain, mengejar ilmu dan pengalaman tanpa henti.
“Kurang lebih 13 tahun perjalanan saya di dunia trading,” ujarnya mengenang masa-masa penuh tantangan dan pembelajaran.
Kesabaran dan pengendalian risiko menjadi kunci utama dalam perjalanan suksesnya.
Ia menuturkan, penting untuk membatasi risikonya.
Bahkan saat profit, harus tahu kapan harus berhenti karena pasar sangat fluktuatif.
Hal itulah yang membuat Bos Holywings, Andrew Susanto, menaruh kepercayaan sekaligus mengakui kiprah Papip Celebes sebagai sosok trader profesional.
Belum lama ini, keduanya berkesempatan bertemu dalam sebuah momen yang penuh makna.
Di kesempatan tersebut, Papip Celebes membagikan langsung pengetahuan dan pengalaman trading yang selama ini menjadi kekuatannya—tepat di hadapan Andrew Susanto.
Ko’ Andrew, sapaan akrabnya, terlihat antusias menyimak.
Ia bahkan secara terbuka mengakui ketajaman analisa serta pemahaman Papip Celebes dalam dunia trading.
Namun di balik layar layar grafik dan angka-angka yang rumit, Papip tetap rendah hati dan peduli terhadap sesama.
Ia dikenal sebagai sosok dermawan yang sering membantu anak-anak kurang mampu, menyumbang ambulans, hingga membantu pelunasan lahan pemakaman.
Baru-baru ini, ia juga menyumbangkan dua ekor sapi dalam rangka Hari Raya Kurban.
Dari layar komputer hingga tindakan nyata di tengah masyarakat, Papip Celebes membuktikan bahwa kesuksesan bukan sekadar soal cuan, tetapi juga tentang memberi dampak positif bagi orang lain.
Kisahnya menjadi inspirasi bahwa keberhasilan sejati adalah ketika kita mampu berbagi dan memberi manfaat untuk sesama. (*)
Editor : Gregorius Mokalu