Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Akademi SaDaya: Ruang Bertumbuh bagi Pemimpin Sosial dan Lingkungan Indonesia

Foggen Bolung • Sabtu, 5 Juli 2025 | 13:52 WIB

Sesi Talkshow bersama Sarilani Wirawan, Co-Founder and Managing Director Digdaya Selaras dan Ade Yuliani, Co-Founder dan Business Development Director Digdaya Selaras dalam Peluncuran Akademi SaDaya
Sesi Talkshow bersama Sarilani Wirawan, Co-Founder and Managing Director Digdaya Selaras dan Ade Yuliani, Co-Founder dan Business Development Director Digdaya Selaras dalam Peluncuran Akademi SaDaya

MANADOPOST.ID—Di tengah krisis iklim yang makin mendesak, kerusakan lingkungan yang kian nyata, serta ketimpangan sosial yang belum terselesaikan, kebutuhan akan pemimpin-pemimpin tangguh di sektor sosial dan lingkungan menjadi semakin krusial. Menjawab kebutuhan tersebut, Digdaya Selaras resmi meluncurkan Akademi SaDaya, sebuah ekosistem pembelajaran yang menggabungkan teknologi, ruang interaksi langsung, serta semangat gotong royong untuk mendorong lahirnya pemimpin pembangunan yang inklusif dan kontekstual, dari kota hingga pelosok negeri.

Gagasan Akademi SaDaya lahir bukan dari ruang kosong. Ia berakar dari hasil Training Needs Assessment (TNA) yang dilakukan Digdaya Selaras sepanjang 2024. Hasilnya menunjukkan adanya kesenjangan yang cukup serius antara kebutuhan kompetensi di lapangan dan jenis pengembangan kapasitas yang tersedia saat ini. Banyak pelatihan yang terlalu generik, tidak menjawab kondisi nyata yang dihadapi para penggerak di komunitas. Bahkan, keterampilan adaptif seperti resiliensi, fleksibilitas, dan kemampuan belajar berkelanjutan masih sering dipinggirkan dari program-program pelatihan yang ada.

Akademi SaDaya hadir sebagai jawaban atas celah itu. Lewat platform digital yang fleksibel dan inklusif, serta ruang tatap muka yang dirancang aman dan profesional, Akademi SaDaya mengusung pendekatan pembelajaran yang tak hanya satu arah. Coaching, mentoring, fasilitasi, dan pembelajaran berbasis komunitas menyatu dalam satu ekosistem untuk memastikan setiap partisipan bisa tumbuh sesuai konteks lokal masing-masing, tanpa kehilangan perspektif global.

“Peluncuran Akademi SaDaya merupakan respons strategis Digdaya Selaras dari mendengar dan mengobservasi rekan-rekan kami di sektor konservasi khususnya, temuan riset dan aspirasi komunitas,” ungkap Sarilani Wirawan, Co-Founder dan Managing Director Digdaya Selaras. “Kami ingin menyediakan ruang belajar yang mudah diakses, relevan, dan aplikatif yang dirancang untuk memperkuat kapasitas pemimpin pembangunan dalam mengambil keputusan yang lebih efektif dan mendorong kolaborasi berdampak positif.”

Nada serupa disampaikan oleh Ade Yuliani, Co-Founder dan Business Development Director Digdaya Selaras. Menurutnya, Akademi SaDaya bukan sekadar ruang belajar daring. “Akademi SaDaya dirancang sebagai ekosistem belajar yang responsif terhadap kebutuhan di lapangan, berkelanjutan dan dapat diakses dari mana saja. Melalui platform digital ini, kami ingin membuka ruang yang memungkinkan siapapun dan dimanapun di Indonesia untuk terus belajar, terhubung, dan bertumbuh. Kami percaya teknologi harus dimanfaatkan untuk memperluas dampak. Akademi SaDaya adalah langkah nyata kami untuk menjadikan belajar sebagai salah satu cara bagi para pegiat pembangunan untuk memperkuat Indonesia.”

Seluruh program Akademi SaDaya bisa diakses lewat laman resmi akademisadaya.digdayaselaras.id, yang menawarkan berbagai pilihan program, baik gratis maupun berbayar. Batch pertama pelatihan resmi dimulai pada 4 Juli 2025, dengan kesempatan bagi peserta untuk mengikuti sesi belajar interaktif tatap muka yang dirancang untuk memperkuat jejaring, berbagi inspirasi, dan membangun ruang diskusi yang sehat dan kolaboratif.

Lebih dari sekadar platform pembelajaran, Akademi SaDaya adalah komunitas bertumbuh. Tempat di mana ide, aksi, dan kolaborasi bertemu. Tempat di mana belajar tak berhenti setelah pelatihan usai, tapi justru menjadi titik mula dari proses bertumbuh yang berkelanjutan, menuju Indonesia yang lebih adil, hijau, dan inklusif.(fgn)

Editor : Foggen Bolung
#digdaya #pelatihan #pemimpin #akademi