MANADOPOST.ID - Presiden Prabowo Subianto menegaskan kondisi ekonomi Indonesia tetap stabil meski gelombang demonstrasi meluas sejak 25 Agustus 2025. Menurutnya, stabilitas ini ditopang oleh kesadaran elite politik yang menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok.
Prabowo optimis fundamental ekonomi dan politik nasional masih solid, dengan indikator yang menunjukkan kekuatan. Ia mencontohkan program Makan Bergizi Gratis yang kini sudah menjangkau 25 juta penerima manfaat dan ditargetkan meningkat menjadi 82,9 juta pada Januari 2026.
Selain itu, Prabowo menyebut ekonomi di desa dan kecamatan terus berkembang pesat. Nilai tukar petani meningkat, sementara penghasilan petani disebut ikut naik.
“Indonesia tetap stabil karena elite kita pro rakyat. Kita hadapi tantangan dengan dialog, bukan permusuhan,” ujar Prabowo.
Meski begitu, ia menyoroti adanya pihak-pihak yang berusaha merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah. Aksi demonstrasi belakangan ini juga semakin memanas setelah insiden kendaraan taktis Brimob melindas pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, pada 28 Agustus 2025.
Kerusuhan meluas, massa membakar markas polisi, kantor DPRD di sejumlah daerah, hingga menjarah rumah pejabat, termasuk Sri Mulyani dan anggota DPR. Di Makassar, pembakaran kantor DPRD bahkan menewaskan empat ASN. Prabowo menilai tindakan tersebut sudah mengarah pada makar. (*)
Editor : Jasinta Bolang