MANADOPOST.ID - Kasus bunuh diri yang terjadi di Jembatan Barelang, Batam, dalam beberapa tahun terakhir mengundang keprihatinan banyak pihak. Merespons kondisi tersebut, Komunitas Ruqyah On The Street (RoS) Batam bersama Yayasan An Nubuwwah menggelar aksi ruqyah akbar sebagai bentuk ikhtiar batin untuk mencegah terulangnya insiden serupa.
Aksi ini dilakukan dengan menyemprotkan 5.000 liter air ruqyah dari sebuah truk tangki ke sepanjang trotoar Jembatan I Barelang yang membentang sekitar 1.284 meter. Kegiatan tersebut juga disertai doa bersama dan ajakan untuk saling peduli terhadap kesehatan mental masyarakat.
Menurut Koordinator RoS Batam, Muhammad Ikhsan, dalam kurun 2024 hingga Oktober 2025 tercatat 11 kasus percobaan bunuh diri di lokasi tersebut, di mana 8 orang di antaranya meninggal dunia dan 3 lainnya berhasil diselamatkan.
Ikhsan menegaskan bahwa langkah ruqyah ini bukan satu-satunya solusi. Tindak lanjut yang direncanakan mencakup:
-
Peningkatan pengawasan dan penjagaan di area jembatan
-
Pendampingan mental bagi masyarakat yang membutuhkan
-
Rencana pendirian posko khusus untuk pencegahan bunuh diri
Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat menjaga Barelang agar tetap menjadi ikon wisata yang aman dan positif, bukan dikenal sebagai tempat berbahaya bagi orang yang tengah menghadapi masalah hidup yang berat.
Komunitas mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesejahteraan emosional orang-orang di sekitarnya, serta mengingatkan bahwa dukungan, empati, dan akses bantuan profesional adalah kunci penting dalam mencegah tindakan yang membahayakan diri sendiri. (*)
Editor : Jasinta Bolang