Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Sulut Masuk Zona Siaga, Hujan Lebat dan Angin Kencang di Wilayah Indonesia 2 – 8 Desember 2025

Tina Mamangkey • Selasa, 2 Desember 2025 | 07:32 WIB

Waspadai angin kencang
Waspadai angin kencang

MANADOPOST.ID - Memasuki awal Desember 2025, kondisi cuaca di berbagai wilayah Indonesia menunjukkan peningkatan aktivitas hujan yang cukup signifikan.

Pada periode 28–30 November 2025, sejumlah daerah telah mencatat curah hujan kategori lebat.

Nunukan di Kalimantan Utara menjadi salah satu wilayah dengan intensitas tertinggi, mencapai 92 mm per hari, disusul Kabupaten Rote Ndao di Nusa Tenggara Timur (89 mm/hari) dan Kota Baru di Kalimantan Selatan (83,4 mm/hari).

Fenomena ini menjadi penanda bahwa sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki fase puncak musim hujan.

Pengaruh Dinamika Atmosfer: Gelombang Tropis Menguat

BMKG menyebutkan bahwa dalam beberapa hari ke depan, berbagai fenomena atmosfer akan berperan besar dalam meningkatkan potensi hujan.

Dua di antaranya adalah Gelombang Rossby Ekuator dan Gelombang Kelvin, yang diprediksi aktif melintasi Indonesia.

Aktivasi kedua gelombang atmosfer ini berpotensi:

Wilayah yang berada pada jalur pengaruh gelombang tropis tersebut meliputi:
Sumatera bagian selatan, Kalimantan tengah–selatan, Jawa Barat, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua.

Kondisi kelembapan yang tinggi, pemanasan permukaan pada siang hari, serta suplai uap air yang melimpah semakin memperkuat potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir, longsor, dan bantaran sungai diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat hujan intensitas tinggi yang berlangsung berdekatan dapat memicu bencana hidrometeorologi.

BMKG memprediksi bahwa kombinasi fenomena global, regional, dan lokal akan tetap memengaruhi kondisi cuaca Indonesia.

1. Fenomena Global

2. Gelombang Madden–Julian (MJO)

MJO diperkirakan berada pada fase 7 (Western Pacific), sehingga tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pembentukan awan di Indonesia.

3. Gelombang Atmosfer Tropis

Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuator masih diprediksi aktif di berbagai wilayah, sehingga pembentukan awan hujan tetap dominan.

4. Ex-Siklon Tropis “KOTO”

Posisi: Laut Cina Selatan timur Vietnam
Kondisi: Intensitas melemah dan bergerak menjauh
Dampak: Tidak mempengaruhi cuaca Indonesia

Prospek Cuaca Sepekan: 02 – 08 Desember 2025

Periode 02 – 04 Desember 2025

Cuaca secara umum didominasi hujan ringan hingga ekstrem. Potensi hujan intensitas sedang yang perlu diwaspadai diperkirakan terjadi di:

Siaga (Hujan lebat):

Angin Kencang:

Periode 05 – 08 Desember 2025

Intensitas hujan diperkirakan meningkat di sejumlah wilayah, terutama pada kategori sedang hingga lebat. Wilayah terdampak mencakup:

Siaga (Hujan lebat):

Angin Kencang:

Imbauan BMKG kepada Masyarakat

Menghadapi cuaca yang berpotensi ekstrem, masyarakat diimbau untuk:

---

Sepekan ke depan, sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat akibat kombinasi fenomena atmosfer global dan lokal.

Masyarakat, terutama di daerah rawan banjir dan longsor, diharapkan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (*)

 

 

Editor : Tina Mamangkey
#prospek cuaca #cuaca eksrem #Sulut #BMKG #prakiraan cuaca #Cuaca #sulawesi utara #Hujan Lebat #angin kencang